Thursday, 27 August 2015

Benarkah golongan darah tentukan kepribadian ?

Benarkah golongan darah tentukan kepribadian ?
Oleh : Kanzia Rahman


Golongan darah awalnya ditemukan oleh Karl Landsteiner, seorang ilmuwan asal Austria yang lahir 14 Juni 1868, penemuannya ini berhasil membuatnya membawa pulang Penghargaan Nobel dalam Fisika dan Kedokteran di tahun 1930.

Golongan darah sendiri diklasifikasikan berdasarkan ada atau tidaknya suatu zat individu didalam membran sel darah merah, yang menjadi penyebab perbedaan adalah jenis karbohidrat dan protein yang terdapat didalamnya. Dua jenis penggolongan darah yanng paling pentinag adalah jenis ABO dan Rhesus (Faktor Rh), meski sebenarnya di dunia ini ada lebih dari 46 jenis antigen, namun mereka jarang dijumpai.

Golongan darah A mempunyai sel antigen A, begitupula dengan B, dan AB. Namun dalam golongan darah O, tidak ditemukan sel antigen A maupun B. Maka dari itu golongan darah ini disebut type zero karena tidak memiliki sel antigen A atau B, namun cara pembacaan 0 yang bisa dibaca O ini akhirnya membuat golongan type zero ini disebut golongan darah O

blood type

Antigen adalah sebuah zat yang merangsang respon imun, terutama dalam menghasilkan antibodi yang biasanya berupa protein atau polisakarida yang akhirnya memicu kekebalan tubuh. Ketika ada antigen asing yang masuk ke tubuh, maka tubuh akan merespon dengan memproduksi antibodi dengan tujuan sistem pertahanan atau imunitas.

Antigen adalah zat yang merangsang respon imunitas, dan Antibodi adalah hasil produksi sistem imun untuk melawan zat asing yang masuk ke tubuh. Namun, seorang dengan Antigen A (contohnya) tidak boleh mendapat Antibodi A juga, karena hasilnya darah akan menggumpal dan dapat membunuh si pemilik. 

Saya menemukan ilustrasi yang bagus dari zenius.net

aglutinasi
Jadi, apakah zat antigen yang bertujuan untuk melindungi tubuh dari penyakit mempunyai pengaruh terhadap kepribadian seseorang ? Tentu saja, tidak. Karena kepribadian seseorang dipengaruhi dari gen, level hormon, sirkuit otak, dan pengaruh lingkungan, bukan sel darah yang bertujuan melindungi tubuh.

Sistem kepribadian golongan darah gagal menjelaskan relatifnya sifat manusia tergantung dari pengaruh lingkungannya.

Lalu, kenapa banyak orang berkata, "Bener banget nih!", "Oh jadi ini penyebabnya, ternyata gara-gara golongan darah gue ini", "Wah golongan darah gue bersemangat" setiap membaca 'sifat-sifat kepribadian berdasarkan golongan darah' ?

Jawabannya sama seperti alasan mengapa mereka mengatakan hal itu juga saat membaca ramalan astrologi. Ya! Validasi Subjektif.

Silahkan membaca selengkapnya disini, Ilmiah dibalik Ramalan Astrologi

Hal ini juga disebut dengan istilah cherry picking. Yaitu memilih informasi yang dikiranya benar dan melupakan yang salah atau keliru. Mengapa disebut dengan cherry picking ? Karena seperti saat memetik buah ceri, diambil yang sudah bagusnya saja.

Sama seperti ramalan astrologi, menentukan kepribadian berdasarkan golongan darah juga mempunyai bahayanya.

Jika di Indonesia, kepribadian berdasarkan golongan darah hanya bersifat untuk komedi, Jepang membawa hal ini ke tingkat yang lebih tinggi.

Di negara matahari terbit itu, hal ini disebut ketsueki-gata, menentukan kepribadian seseorang berdasarkan golongan darah, dan hebatnya, sebuah survei di tahun 2008 menunjukkan bahwa 75% masyarakat Jepang memercayai konsep ini.

Berdasarkan kepada ketsueki-gata, Golongan darah O adalah seseorang yang berkemauan keras, 30% populasi Jepang termasuk didalamnya. Golongan darah A adalah seorang model yang sempurna dan berperilaku baik dengan 40% dari populasi disana.

Golongan darah AB termasuk seorang yang terkenal dengan kepribadian ganda, 10% dari populasi Jepang termasuk AB, dan Golongan darah B adalah seorang pedagang yang tidak bisa dijinakkan dengan 20% populasi didalamnya.

Ketsueki-gata telah menjadi hal yang mempengaruhi kehidupan masyarakat Jepang dari segala hal, contohnya di tahun 1990, Mitsubishi Electronics mengumumkan bahwa tim mereka seluruhnya terdiri dari tipe AB dengan alasan "Kemampuan mereka untuk membuat rencana". Dan tidak sedikit juga perusahaan di Jepang yang menanyakan golongan darah saat wawancara.

Dalam urusan percintaan, banyak biro jodoh yang menawarkan jasa perhitungan kecocokan berdasarkan golongan darah. Ketsueki-gata juga merupakan topik dari empat buku top best seller di Jepang.

Pengaruh inipun menjalar ke Korea, seperi salah satu boyband yang bernama B1A4, dengan 4 personil bergolongan darah A dan 1 B. Cukup banyak juga serial komik bergambar yang menceritakan tentang ketsueki-gata, seperti yang sering kita lihat sendiri di timeline LINE ataupun socmed lainnya.

Ibaratnya kalimat 'Udah 2k15 masih aja percaya begituan', maka kalimat ini bisa kita gunakan di konsep golongan darah. Ketsueki-gata berperan besar sebagai patokan untuk mengenali sifat seseorang yang agak asing dan baru kita kenal, dan menjadi acuan untuk menjauhi atau mendekatinya. Semacam stereotype yang terjadi secara massal, dan tanpa sadar, mereka berperilaku berdasarkan ketsueki-gata.

Di tahun 2006, hampir semua pemain bisbol Amerika kelahiran Jepang bergolongan darah O. Dalam ketsueki-gata, orang dengan golongan darah O memiliki kemauan yang keras. Dan di tahun 2008, tim softball perempuan Jepang yang memenangkan emas di Olimpiade Beijing menggunakan ketsueki-gata untuk menyesuaikan pelatihan pemain.

Di tahun 2011, Ryu Matsumoto, seorang menteri di Jepang dipaksa mengundurkan diri ketika pernyataan keras dan kasarnya kepada pejabat lokal ditayangkan di televisi nasional. Dalam pidatonya, ia menyalahkan sikap emosionalnya berdasarkan golongan darahnya yang B.

Penggunaan ketsueki-gata juga membawa kita ke kasus intimidasi di lingkungan TK dan bullying kepada orang dengan golongan darah AB yang hanya 10% di Jepang. Dalam lingkungan SMA, hilangnya kesempatan berkarir dan berakhirnya hubungan asmara disebabkan oleh masalah golongan darah. Masalah ini mempunyai sebutan khusus, pelecehan golongan darah atau bura hara.

Konsep tanpa dasar ilmiah yang membuat seseorang menilai orang lain berdasarkan golongan darah ini masih terus populer. Hampir tidak ada bedanya dengan rasisme yang menjustifikasi orang berdasarkan latar belakang rasnya atau warna kulit.

Jika hal ini terus berkembang di Indonesia, maka bukan tidak mungkin, kita akan mengikuti tradisi buruk Jepang yang berujung diskriminasi sosial. Konsep tanpa gagasan dasar ini dapat menimbulkan ketidakadilan di masyarakat, tentunya, kita semua tidak menginginkannya.

Dan karena tidak ada satupun dari kita yang menginginkan hal seperti di Jepang terjadi juga di Indonesia, kalian bisa ikut membantu share fakta-fakta ilmiah dibalik kalimat 'Kepribadian Berdasarkan Golongan Darah' dan 'Ramalan Astrologi' ini. Di internet, banyak juga situs yang memberikan pengetahuan dari kedua topik tersebut yang lebih lengkap dibanding blog ini.

Kesimpulannya adalah jawaban dari judul postingan ini, Hoax!.




:)

Sunday, 16 August 2015

Foto penampakan di Antasari. Hoax ?

Foto penampakan di Antasari. Hoax ?
Oleh : Kanzia Rahman



Foto diatas sempat ramai menghiasi social media negara kita beberapa waktu lalu. Sang pengupload foto memberikan caption berupa peringatan untuk berhati-hati jika melewati jalanan antasari setelah jam 1 malam dan menambahkan bahwa foto tersebut didapatnya dari kamera handphone seorang temannya.


Dari keterangan dapat kita lihat bahwa seorang temannya sedang berada dalam perjalanan pada pukul 1.45 pagi dari Cipete. Saat di perempatan Antasari Kemang, ia melihat serpihan rambut merambat pelan-pelan kebawah dari atas kaca depan kendaraan (yang bisa kita pastikan adalah mobil). Dikiranya rating pohon, namun karena lama kelamaan makin tebal, ia pun sadar bahwa itu adalah rambut.

Ia segera menyalakan kamera handphonenya dan mengambil gambar. Setelah difoto, rambutnya mendadak hilang!, dan hasil yang dilihat adalah foto diatas. Tak ada kendaraan lain di kiri dan kanan, ia langsung menjalankan mobilnya sambil membaca ayat kursi.

Kira-kira begitulah narasi kejadian yang menyeramkan tersebut. Sebelum lebih jauh, kejadian seperti itu akan sangat menakutkan dan menegangkan apabila benar-benar terjadi, terlepas dari benar atau tidaknya.

Hem. Jika kita melihat kedalam foto itu lebih jelas, wajah penampakan tersebut sangat jelas, seperti muka yang berada didalam mobil itu sendiri.

Kedua, dan yang paling meyakinkan adalah, reflek sang pengendara mobil yang melihat 'rambut', namun segera mengambil gambar, bukan kabur atau setidaknya, melupakan handphone.

Setelah membaca keterangan diatas, saya sama sekali tidak berpikir tentang makhluk halus. Tetapi malah sebuah game buatan anak Indonesia. Ya! DreadOut!

Image result for Dreadout


Sekilas dilihat narasi diatas memiliki kesamaan dengan game ini, yaitu adalah saat kamera mengambil gambar, dapat sekali atau lebih. Sang antagonis (yang dalam game ini berupa setan atau dedemit seperti kuntilanak, pocong) maka akan hilang. Anda bisa melihat sendiri gameplay dari game DreadOut ini di YouTube.

Dan yang terakhir, foto ini sama persis dengan foto sebuah akun twitter @aueztuch494


Dari twitter tersebut saya mendapatkan sebuah akun ask.fm dengan nama Aue Naut


Thailand. Saya juga berhasil menemukan di salah satu grup facebook bahwa foto itu adalah salah satu adegan dari film horror asal Thailand. Shutter.

Yak. Dengan ditemukannya beberapa fakta diatas, maka saya bisa mengatakan bahwa foto tersebut hoax dan bukan asli, kendati begitu, saya harap kita semua tetap berhati-hati dijalan dan jangan lupa berdoa. Selamat Malam, Indonesia.


Saturday, 25 July 2015

Ilmiah dibalik Ramalan Astrologi

Ilmiah dibalik Ramalan Astrologi
Oleh : Kanzia Rahman


Minggu cerah tanggal 27, hari terakhir libur panjang lebaran tahun ini, matahari bersinar dengan gagahnya seolah berkata, "Besok senin" dan menjadikan hari ini cukup krusial.

Sebelum lanjut terlalu jauh curhatnya, lebih baik kita langsung ke topik pembahasan, Astrologi!

Singkatnya, lebih dari 2300 tahun yang lalu, orang Babilonia kuno percaya bahwa para dewa tinggal diantara bintang & benda langit dan mempunyai kekuatan untuk mengendalikan nasib manusia. Mereka lalu membagi langit menjadi 12 rasi bintang yang sekarang kita kenal sebagai zodiak, atau horoskop.

Menurut sistem horoskop, kepribadian dan kejadian masa depan kita dapat diketahui dari posisi matahari, bulan, dan benda langit lainnya di hari ktia lahir. Ada yang bilang kekuatan yang mempengaruhi kehidupan di bumi itu berupa gravitasi, elektromagnetik, dan lain-lain. Namun tentu saja, ada fakta ilmiah dibalik itu semua.

Kata "Wah, bener banget!" atau "Ngena nih ke gue!" yang sering diucapkan oleh para pembaca ramalan zodiak mempunyai fakta ilmiah dibaliknya. Alasan dibalik pertanyaan "kenapa kayaknya ramalan itu benar semua ya?", "Kok bisa tau sih?" cukup simpel.

Jawabannya, Validasi Subjektif.

Yaitu, sebuah kejadian yang terjadi saat dua peristiwa yang tidak terkait atau acak, dianggap berhubungan karena keyakinan atau ekspektasi menuntut adanya hubungan antara kedua peristiwa itu. Mudahnya, kita sendiri yang menghubung-hubungkan persepsi kepribadian diri dengan ramalan zodiak.

Konsep itu sendiri pertama diuji oleh Bertram Forer. Ia memberikan tes kepribadian kepada siswa-siswa di sebuah kelas. Setelah itu, hasilnya dibagikan ke setiap siswa. Dia bilang bahwa mereka mendapat analisis yang unik atau berbeda satu sama lain sesuai hasil tes sebelumnya. Lalu, mereka diminta untuk kasih skor ke analisis kepribadian masing-masing dengan skala 0 (sangat buruk) hingga 5 (sangat baik) kesesuaiannya dengan kepribadian mereka

Namun, setiap siswa menerima analisis yang sama persis. Dan rata-rata skor penilaian siswa satu kelas terhadap analisis yang mereka terima adalah 4,26 atau 85%. Itu terjadi karena isi tesnya adalah kalimat yang umum, samar, dan bisa berlaku ke semua orang. 

Kamu punya kebutuhan untuk disukai dan dipuja orang lain.
Kamu punya potensi besar yang belum kamu manfaatkan sebaik mungkin.
Beberapa impianmu cenderung tidak realistis.
Kamu adalah pemikir mandiri dan tidak menerima perkataan orang lain tanpa bukti yang jelas.
Selain itu, saya sendiri telah melakukan beberapa percobaan dengan kalimat diatas.









Masih banyak chat yang isinya serupa, namun saya hanya mengupload chat dari 3 orang berbeda yang mendapat analisis yang sama. Kira-kira beginilah bagaimana Forer melakukannya kepada murid-muridnya.


Silahkan tonton video diatas untuk selengkapnya.

Dan, kata-kata inilah yang berlaku pada ramalan zodiak. Kata-katanya yang samar, tidak spesifik, bisa terkait dengan siapapun, seperti Pisces yang penuh kasih, namun seorang ibu dengan zodiak Capricorn juga penuh kasih. Dan berbagai contoh lainnya

Dalam penerapannya, orang hanya fokus terhadap bagian yang benar dari beberapa analisis umum. Astrolog mengandalkan kemampuan manusia untuk lebih mengingat bagian yang terkait dan melupakan ramalan yang meleset. Bahkan jika ada prediksi yang akurat, bisa jadi itu kebetulan belaka.

Mungkin anda sering merasakannya, saat ada ramalan yang tidak terkait dengan kejadian anda, maka akan dilupakan, namun jika ada ramalan yang kebetulan benar dengan situasi yang sedang dihadapi, maka akan ada ucapan, "Wah, bener banget nih!"

Efek inilah yang terus berjaya dari waktu ke waktu.



Saat anda membaca sebuah ramalan horoskop dan jiak itu benar, berarti ada 1/12 populasi dunia yang juga mengalami nasib serupa, jika populasi sekarang ada 7 milyar orang dan diasumsikan semua manusia lahir secara tersebar dalam 12 bulan, berarti 1/12 populasi manusia adalah 584 juta manusia, dan jika astrologi berkata hari ini seseorang akan putus dengan pasangannya, apa berarti 1/12 populasi di bumi putus ? Atau sinusitis akan kambuh, apakah ada 584 juta manusia lain yang kambuh sinusitisnya ?

Jika anda ingin mencoba sendiri untuk 'Debunk' astrologi. Mudah, tinggal ambil beberapa ramalan astrologi dari berbagai sumber. dan bandingkan. Saya akan mencoba ramalan 26 Juli untuk Cancer, zodiak saya.

#1 : Vemale.com
"Sakit tenggorokan membuat Anda susah makan"

#2 : ahtechno.com
"Anda sering melakukan perjalanan jauh, gunakan jaket"

#3 : Zodiak.web.id
"Masalah rumah tangga dapat membuat anda stress"

#4 : gemintang.com
"
Hubungan sosialmu akan semakin berkembang"

#5 : untukku.com
"Diet kalori lebih mudah diterapkan"

Hihi. 5 sumber untuk 1 zodiak yang sama, dengan 5 hasil berbeda.




Mari ke sisi ilmiahnya. Pertama, lihat daftar horoskop diatas, planet tata surya dan hubungannya dengan zodiak kita.

Dalam fisika, gravitasi dipengaruhi oleh massa dan jarak. Gravitasi berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Semakin jauh sebuah objek dari kita, semakin kecil pula kekuatannya terhadap kita. Sekarang, jarak bumi ke Matahari, bulan, dan planet lainnya sangat jauh. Bagaimana bisa gravitasi mereka mempengaruhi nasib manusia langsung secara individu?

Jika benda langit yang paling dekat dengan bumi adalah bulan. Dan mengacu pada sifat gravitasi yang berbanding terbalik dengan jarak, harusnya pengaruh horoskop Cancer yang paling mempengaruhi dibanding zodiak yang lain, tapi para peramal itu bilang kekuatan pengaruh semua horoskop sama saja. Ada ketidaksinkronan dengan sifat gravitasi dalam fisika.

Gelombang elektromagnetik ? Dalam fisika, kita tahu bahwa elektromagnetik bergantung pada jarak dan muatan listrik yang ada. Secara keseluruhan, planet memiliki muatan netral. Jupiter mempunyai muatan listrik namun jauh. Jika Matahari (Leo) mempunyai gelombang terkuat dibanding yang lainnya, berarti pengaruh horoskop Leo lebih kuat dibanding yang lain, tapi kekuatan pengaruh semua horoskop sama saja, bukan?

Lalu, apa acuan "benda langit yang memiliki pengaruh sama rata terhadap kehidupan di bumi" ?

Astrologi lahir ketika manusia masih meyakini bahwa Bumi adalah pusat alam semesta atau geosentris, padahal, Matahari lah pusat tata surya (Heliosentris)

Menurut astrologi juga, tiap pagi tanggal kelahiran kita, matahari akan terbit dan melewati rasi bintang yang bersesuaian, Jika saya lahir tanggal 3 Juli, maka matahari terbit dan melewati rasi bintang Cancer. Benar. Tapi itu terjadi 2000 tahun lalu.

2000 tahun terakhir, rotasi Bumi ini membuat Bumi bergeser dari porosnya, sehingga rasi bintang bergeser 1 derajat setiap 72 tahun. Akibatnya, zodiak kita bergeser satu.



Bahaya yang paling mengkhawatirkan dari astrologi adalah uncritical thinking. Semakin seseorang menerima cerita anekdot, informasi yang dipilih dengan prinsip 'pilih yang mendukung dan abaikan yang tidak mendukung', dan omong kosong, maka semakin sulit pula orang tersebut berpikir jernih dan kritis.

Jika seseorang sudah sulit berpikir jernih dan kritis, maka akan mudah diberi informasi hoax  yang kebenarannya belum jelas, akan mudah untuk dibodohi orang lain. Singkatnya.

Cukup disini, mungkin saya akan membahas tentang ramalan golongan darah untuk berikutnya. Haha.

Sumber :
Kaskus : Ramalan Astrologi : Beneran atau omong kosong doang ?




:)

Sunday, 7 June 2015

Serangan Zombie di Russia, terpecahkan !

Serangan Zombie di Russia, terpecahkan !
Oleh : Kanzia Rahman




  Foto diatas adalah salah satu bagian dari sebuah video YouTube yang merekam sebuah kejadian dimana seorang manusia dikejar-kejar dan mencoba lari dari zombie, sebelum akhirnya terbunuh oleh para pengejarnya. Video yang sama telah diunggah berkali-kali dalam bahasa yang berbeda-beda di YouTube.




  Sebelum melangkah lebih jauh, silahkan anda saksikan video tersebut, atau jika anda ingin melewatinya, saya punya beberapa foto bagian dari video tersebut.

Video diatas berjudul "Ataque Zombies A Militar Ruso", yang kira-kira berarti "Sebuah serangan zombie di/pada Militer Rusia", video berdurasi 48 detik tersebut merekam seorang (yang bisa kita perkirakan dari judul video) militer Rusia yang sedang berlari dan tidak mempunyai pilihan, kecuali dibunuh oleh kerumunan zombie yang mengejarnya

Gambar pertama post ini merupakan adegan dari detik pertama, seseorang yang sedang berlari dan menembakkan senjata apinya, lalu berlari lagi


Seseorang datang mengejar dalam 5 detik, begitupula 1 orang lainnya yang tak terekam kamera, nampaknya dia harus berlari lebih cepat


Kamera berganti fokus, pada detik kesepuluh, ada sekitar 4 orang yang mengejarnya, ia menembakkan beberapa peluru sebelum berlari lagi


Kali ini ia tersudut, 3 orang lainnya datang dari arah berlawanan, detik ke 23 dari video tersebut.


Detik ke 27, 5 orang sudah mengerubunginya yang telah kehabisan waktu dan opsi, begitupula dengan pelurunya dan senjata yang memanas




Nampaknya para zombie itu sedang menikmati santapan mereka, 2 dari mereka telah mendapatkan apa yang diinginkan, detik 33


Ia ditinggalkan sendirian, zombie itu mengalahkannya. Au Revoir, mon ami..

Jika dilihat dari view kamera dan suara background, video ini direkam dari sebuah helikoper yang mungkin juga, sebuah helikopter militer. Saya berhasil menemukan skrip dari ucapan mereka di helikopter pada kolom komentar video YouTube yang juga mengupload video ini.
-roger-roger, this is 42, I've got a visual -he's shooting Tovarish Kommandir. -two are following him, flying over, 70 degrees south -another one, another one, there is four of them chasing him. there 's five of them, five. -two are coming from the back -five of them, Tovarish Kommandir. he's shooting Tovarish Kommandir, he's shooting. they've got him. -We must act now! We must take actions here. -HOLY GOD, JESUS, they've they've killed him! -Let's fire! -THEY'VE KILLED HIM! -LET'S FIRE! -hold him steady...
Yap, mereka yang berada di helikopter penonton tersebut merekam dan melaporkan kondisi sementara, entah pada siapa, namun dalam kondisi tergenting, tidak ada satupun, peluru yang terlihat ditembakkan dari kendaraan tersebut.

 Keanehan kedua, tidak ada deskripsi yang cukup lengkap dari deskripsi video tersebut, apalagi jika rekaman ini adalah sebuah rahasia yang tersembunyi.

Jawabannya, Video ini adalah sebuah Viral Marketing dari Video Game S.T.A.L.K.E.R. : Shadow Of Chernobyl buatan GSC Game World asal Ukraina. Sebuah game bertemakan survival horror yang menceritakan tentang mutan yang merupakan zombie, 20 tahun setelah Kejadian Chernobyl yang mengerikan itu.

Viral Marketing sendiri adalah iklan atau strategi pemasaran yang dilakukan oleh suatu pihak untuk mempromosikan produk mereka, dan dalam kasus ini, GSC Game World berhasil mempromosikan Game S.T.A.L.K.E.R. dengan sangat baik, sebuah video berdurasi 48 detik yang menghadirkan kesan thriller dan tentu saja, sang zombie itu sendiri.


Dari foto diatas, kita mendapatkan dua hal terpenting, selain deskripsinya, tentu saja. Yaitu nama sang pengunggah video dan tanggal diunggahnya video.

Nicolas Giacaman, penelusuran saya di google membuahkan hasil, dan..

Boom.



Seorang presiden di S & N Marketing Group. Baiklah, kita sudah mengungkap siapa sang pengupload yang rupanya merupakan seorang yang bekerja pada bidang Marketing. Lalu, tanggal video tersebut diunggah, 3 Juni 2007.



Di tahun yang sama, 2007. Nampaknya GSC melakukan promosi yang cukup hebat, hingga sebuah acara berita di Ukraina, menyiarkan berita tentang video tersebut. Game ini meluncurkan dua sequel lainnya yang berjudul S.T.A.L.K.E.R. : Clear Sky dan S.T.A.L.K.E.R. : Call Of Pripyat.

Well, promosi yang bisa dibilang luar biasa ini mungkin akan membuat anda bertanya-tanya dan mungkin, membeli game ini juga. Banyak contoh Viral Marketing yang dikemas dalam bentuk yang unik dan 'out of the box' yang akan saya bahas di post lainnya..



:)

Tuesday, 26 May 2015

Penjelasan ilmiah dibalik Ouija Board

Penjelasan Ilmiah dibalik Ouija Board
Oleh : Kanzia Rahman



   Papan Ouija, sebuah papan permainan yang umumnya digunakan untuk berkomunikasi dengan hantu ini sangat populer, terutama setelah film mengenai papan permainan ini rilis Bulan Oktober tahun lalu dengan judul yang sama, Ouija.

Di Indonesia sendiri, sudah ada permainan serupa yang terlebih dahulu melekat di masyarakat kita, Jelangkung.



  Jika Jelangkung berasal dari kebudayaan Tionghoa yang kini telah ditinggalkan, Ouija berasal dari papan permainan ciptaan Hasbro yang dijual pada tahun 1966. Kala itu, warga begitu tertarik dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan roh, mistis dan sebagainya. Tak heran. Ouija berhasil mengalahkan angka penjualan Monopoly yang juga dijual Hasbro

  Kendati Hasbro tidak pernah merilis dengan pasti angka penjualan Ouija, diperkirakan 20 hingga 25 juta papan Ouija telah terjual di Amerika. Papan permainan tersebut naik pamor di tahun 1960-1970an, lalu menurun drastis pada tahun 1980-1990an.

  Permainan Ouija cukup simple, didalam papannya terdapat huruf abjad dari A sampai Z, angka 0-9, "Yes", "No", dan "Good Bye" (berdasarkan gambar diatas). Lalu, sebuah koin, gelas, dan lilin. Ucapkan kalimat mantra, dan voila! silahkan tanya semua pertanyaan dan 'roh' akan menjawab, begitu dikira cukup. Ucapkan selamat tinggal dan semua kembali seperti semula, bedanya, anda akan merasa bahwa anda tahu masa depan dan mengetahui semua yang anda tanyakan barusan.

  Itu jika kita melihatnya dari sisi yang telah beredar di masyarakat, sebuah sugesti akan datangnya makhluk halus yang memiliki dimensi diatas kita, dan memberi tahu rahasia-rahasia yang tidak ada yang tahu. Namun tentu saja, selalu ada penjelasan ilmiah dibelakangnya.

  Mari kita lihat dari sisi ilmiahnya, sains selalu butuh penjelasan. Dan tentu saja, hal sejenis hantu pun ada penjelasannya dalam sains. Termasuk kedua permainan yang sudah disebutkan diatas, Jelangkung dan Ouija.

Rupanya, sebuah efek yang disebabkan oleh sugesti adalah penyebabnya. Efek Ideomotor.

Efek Ideomotor adalah sebuah efek dimana subjek melakukan sesuatu dengan keadaan sadar, seperti tubuh yang memproduksi air mata karena menanggapi sebuah emosi, atau gerakan-gerakan tubuh lainnya yang terjadi secara tidak sadar, dan tentu saja akan dikait-kaitkan dengan fenomena supernatural karena sang subjek merasa tidak melakukannya.

Dalam kasus permainan Ouija ataupun jelangkung, efek ini yang menyebabkan subjek, secara pribadi menentukan gerakan tangannya, baik sadar maupun tidak. Sebuah kecendrungan atau keinginan secara tidak sadar untuk melihat sesuatu yang 'aneh' maupun 'seram' akan muncul, lalu tangan kita bergerak perlahan karena keinginan kita sendiri yang lagi, merupakan keinginan yang tak kita sadari

An experiment to prove this effect is easily done. Tie a thin piece of string to a metal hux nut, or something suitably small and relatively heavy. Now hold the string between your fingers and out stretch your arm in front of you (with the nut hanging down from the string). Now make your arm as still as possible, until you are satisfied that your arm is not moving. If you then imagine the hex nut moving in a circle, and concentrate, the nut will indeed begin to move in a circle, even though you do not consider your arm to be moving.

As ridiculous as this seems, you are, in effect, employing the same logic when using a Ouija board (the user has control over the outcome).
What is happening is that small, subconscious, movements in your arm, influenced by your intentions and the ideomotor effect, are being translated through the string and down to the hex nut. Once you get the idea of how this works, the same logic can be easily applied to the Ouija board.
The consequences of the ideomotor effect are these: because you want to see something happen, or want to speak with a deceased person, these subconscious thoughts will become realized by small, unnoticeable muscle movements. These movements are wholly determined by the user, and is a logical explanation for why users receive answers to specific questions. (sciencebasedlife.wordpress.com) 

Tulisan dari sciencebasedlife diatas sudah cukup jelas untuk merangkum keselururhan post ini. Saya pernah membaca di suatu website, namun lupa tepatnya dimana, bahwa alam bawah sadar menguasai 60% kehidupan kita, dan 40% lainnya merupakan semua yang telah diproses alam sadar kita. Sepertinya akan terlalu panjang dari konteks jika saya ikut membahas tentang alam bawah sadar dan alam sadar.

Singkat kata, sains mempunyai jawaban yang entah dimana, akan kita temukan.






:)

Thursday, 16 April 2015

Moberly-Jourdain Incident, les fantômes du Trianon.

Moberly-Jourdain Incident, les fantômes du Trianon.
Oleh : Kanzia Rahman



     10 Agustus 1901, dua orang wanita yang mempunyai latar belakang yang berpendidikan sedang dalam perjalanan menuju istana Versailles yang megah dan besar. Didalam perjalannnya, mereka mengunjungi benteng kecil yang bernama Petit Trianon. Disinilah sebuah kejadian yang tidak mereka duga akan terjadi.


      
Sebelum terlalu jauh, mari mengenal dekat kedua wanita yang akan kita bicarakan nantinya.



Charlotte Anne Moberly, lahir di tahun 1846 dan merupakan anak kesepuluh dari lima belas bersaudara. Sang ayah, George Moberly adalah kepala sekolah dari Winchester College. Di tahun 1886, Moberly menjadi kepala sekolah pertama aula bagi perempuan muda, Saint Hugh College di Oxford, dan Jourdain diminta untuk menjadi asistennya

Sementara, Elenanor Jourdain adalah anak yang tertua dari sepuluh anak, wanita berkelahiran 1863 ini mempunyai seorang ayah yang juga pendeta, dan kedua kakaknya yang ahli matematika dan seorang sejarawan seni. Ia sendiri menjalankan sekolahnya sendiri dan menulis beberapa buku pada masa itu.

Kembali ke 10 Agustus 1901, dalam perjalanan mereka ke istana Versailles, mereka tidak terlalu memikirkan tentang istananya sendiri dan memutuskan untuk berjalan-jalan melalui taman ke Petit Trianon, sebuah benteng kecil yang letaknya tidak berjauhan dengan istana tersebut



Didalam perjalannya, mereka sampai di Grand Trianon dan menyadari bahwa bangunan itu tertutup untuk umum. Mereka menjadikan sebuah buku panduan traveller Baedeker dalam perjalanan mereka sebagai panduan, namun kedua wanita itu segera hilang setelah kehilangan jalan menuju jalan utama, Allée des Deux Trianons. Mereka melewati jalan ini dan menuju kearah yang mereka tidak ketahui sebelumnya.

Moberly melihat seorang wanita yang sedang menghembuskan pakaian putihnya dari jendela, sementara Jourdain melihat sebuah rumah petani dan bajak yang tergeletak didepan rumahnya. Kedua wanita ini merasakan sebuah perasaan yang tidak bisa mereka jelaskan, lalu mereka melihat beberapa pria yang sangat asing bagi mereka

Terlihat seperti tukang kebun istana, Moberly mendeskripsikan pria tersebut dengan jas panjang berwarna hijau abu-abu dan topi dengan tiga sudut, mereka berdua menanyakan kepada pria itu jalan untuk kembali ke Petit Trianon, dijawab dengan sebuah petunjuk untuk menuju jalan setapak yang sebelumnya tidak terlihat oleh mereka.

Setelah menusuri jalan itu, Jourdain melihat sebuah pondok dengan seorang wanita dan seorang anak perempuan didepan pondok. Moberly tidak bisa melihat mereka, namun bisa merasakan perubahan atmosfer disekitarnya. Ia juga menyadari bahwa suasana telah menjadi begitu hening dan sunyi

Perubahan pada atmosfer ini diiringi dengan perasaan tertekan yang semakin menekan mereka. Ditambah lagi dengan suhu yang cukup panas dan wewangian dari bunga-bunga. Kedua wanita itu merasa seperti orang sakit.

Jadi, mereka memutuskan untuk bersantai di bawah sebuah pohon terlebih dahulu

Moberly dan Jourdain bukan tipe wanita yang mudah panik. Keduanya berasal dari keluarga yang terpelajar dan biasa menanggapi sesuatu dengan tenang dan berpikiran jernih, rasional. Namun kali ini mereka merasakan ada sesuatu yang tidak beres dan mereka tidak bisa menjelaskannya.

Setelah beristirahat sejenak, keduanya kembali melanjutkan perjalanan. Mereka menemukan sebuah gazebo. Lalu mereka menghampirinya.

Ketika sedang berjalan menuju gazeebo tersebut, mereka melihat seorang pria yang sedang duduk disitu. Mereka tidak tahu dari mana pria itu datang. Namun yang membuat mereka kaget adalah penampilannya yang cukup mengerikan. Wajahnya menyeringai dan terlihat seperti seseorang yang sedang menderita cacar.

Jourdain mengatakan :

"Pria itu memutar wajahnya perlahan-lahan, dan terlihatlah kalau wajahnya penuh dengan bintik-bintik seperti cacar. Kulitnya gelap dan ekspresinya terlihat seperti orang jahat. Walaupun aku tidak merasa ia sedang memperhatikan kami, namun aku bisa merasakan kejijikan yang luar biasa."
Tiba-tiba, terdengar sebuah teriakan yang menyatakan kalau mereka telah salah mengambil jalan. Suara itu ternyata berasal dari seorang pria tinggi bermata gelap. Rambutnya yang sedikit keriting terlihat menyembul dari balik sombrero yang dikenakannya.

Kedua wanita itu memutuskan untuk mengikuti sarannya. Lalu mereka membalikkan badan dan kembali ke jalur semula. Kemudian, mereka melihat sebuah jembatan kecil. Setelah berjalan melewati jembatan itu, mereka ternyata sampai ke sebuah taman.

Namun peristiwa aneh yang dialami belum selesai.

Di taman itu, Moberly melihat seorang wanita sedang duduk di sebuah bangku. Ia mengenakan pakaian model kuno dengan syal berwarna hijau pucat. Namun, Jourdain tidak bisa melihatnya.

Awalnya Moberly mengira kalau wanita itu seorang turis, namun ia menyadari kalau turis tidak mungkin mengenakan pakaian dengan model yang kuno seperti itu, Moberly percaya bahwa wanita itu adalah Marie Antoinette, ratu Perancis tahun 1755-1793.


Tiba-tiba seorang pria muncul dari salah satu bangunan disitu sambil membanting pintu. Pria itu mengatakan kepada Moberly dan Jourdain kalau gerbang menuju Petit Trianon ada di sebelah bangunan yang satunya. Ketika mereka berjalan memutar menuju sisi lain dari bangunan itu, mereka menemukan rombongan turis lainnya.

Perasaan tertekan yang terus menerus dirasakan mulai hilang dan semuanya kembali menjadi normal.


Setelah peristiwa ini, mereka pulang dan bergabung dengan para turis lainnya, mereka masih memiliki jadwal untuk teh sebelum kembali ke apartemen Jourdain.


Lalu, setelah meninggalkan Versailles, tidak ada dari Jourdain maupun Moberly yang menyebutkan insiden ini satu sama lain hingga satu minggu kemudian, Moberly membuat surat tentang perjalanan tersebut ke saudaranya, dan ia bertanya kepada Jourdain apakah ia berpikir bahwa Petit Trianon itu dihantui. Jourdain memberitahukannya bahwa ia berpikir hal yang sama.


3 bulan kemudian di Oxford, mereka membandingkan catatan mereka, dan melakukan penelitian atas sejarah dari Trianon, mereka menemukan bahwa 10 Agustus di tahun 1792, istana Tuileries di Paris dikepung, para penjaga istana ikut dibantai, keluarga kerajaan lari untuk mencari perlindungan.

Mereka mengunjungi kebun Trianon lagi dalam beberapa perjalanan, namun tidak dapat mengikuti langkah yang mereka telah ambil, begitupula dengan gazeebo ataupun jembatan yang hilang.

Moberly dan Jourdain berpikir bahwa, entah bagaimana, mereka telah melihat hantu keluarga kerajaan atau melihat kembali situasi di masa lalu. Ditambah dengan bukti bahwa Moberly melihat lukisan Marie Antoinette karya Wertmuller yang ternyata sangat mirip dengan wanita yang ia lihat sedang duduk di taman, bahkan pakaian yang dikenakan pun sama

Begitupula dengan pria dengan wajah cacar yang mereka temui yang sangat mirip dengan musuh Marie Antoinette yang bernama Comte de Vaudreul yang memiliki karakter wajah seperti itu, mereka juga menyimpulkan dua pria yang mengenakan jas panjang hijau abu-abu adalah penjaga istana pada masa Ratu Antoinette.

Di tahun 1911, Moberly dan Jourdain kemudian mempublikasikan pengalaman mereka dalam sebuah buku yang berjudul "An Adventure", mereka menggunakan pseudonim Elizabeth Morison dan Frances Lamont. Identitas dua penulis ini terungkap di tahun 1931 setelah kematian mereka. Setelah terungkap, para peneliti semakin tertarik menyelidiki kasus ini mengingat latar belakang mereka yang terpelajar.

Berbagai penjelasan muncul ke permukaan, seperti kemungkinan time slip yang tanpa sengaja membawa mereka kembali ke tahun 1789-1792 ketika terjadi peristiwa pengepungan istana Tuileries, sebagian lain mengatakan bahwa yang dilihat Moberly dan Jourdain adalah hantu dari masa lalu dan peristiwa ini disebut Ghosts of Versailles.

Teori lain menyebutkan bahwa peristiwa ini adalah Retrocognition, yaitu pengetahuan mengenai sebuah peristiwa di masa lampau yang tidak didapat dari hasil belajar, hanya sebuah fenomena paranormal yang tidak bisa dijelaskan dengan sains namun tidak juga berhubungan dengan hantu

Di tahun 1965, Philippe Julian memberikan sebuah penjelasan rasional bahwa di tahun kunjungan Moberly dan Jourdain, seorang pejabat setempat bernama Robert de Monstesquiou suka mengadakan pesta dimana para tamunya wajib mengenakan pakaian model kuno dan menampilkan tari-tarian, mungkin kedua wanita ini telah tanpa sengaja masuk ke tempat para tamu mengadakan latihan

Sementara itu, W.H. Salter pada tahun 1950 menyebutkan bahwa banyak deskripsi yang ditambahkan setelah kedua wanita ini melakukan penelitian tentang Petit Trianon pada tahun 1906, menurutnya, Moberly dan Jourdain telah membesar-besarkan pengalaman mereka.

Jadi, bagaimana pendapat anda ?



:)

Saturday, 28 March 2015

Ilmu sidik jari, Daktiloskopi.

Ilmu sidik jari, Daktiloskopi.
Oleh : Kanzia Rahman


     Dalam ilmu forensik, dan dunia modern yang terus berkembang sejauh ini, selalu ada sisi baik dan sisi jahat yang hidup berdampingan, dan dalam setiap kejahatan yang terjadi, ada seorang pelaku yang bertanggung jawab dibelakangnya, dan diperlukan banyak cara untuk mengetahui siapa pelaku dan dalangnya, saya ingat sebuah quote, tapi saya lupa darimana

"Kejahatan terburuk bukanlah kejahatan yang tidak terselesaikan, tetapi kejahatan yang memiliki pelaku yang tidak bersalah"
     Dan, sesuai quote diatas, tanpa adanya analisa yang tepat, maka yang didapat hanyalah seorang yang tak bersalah namun disalahkan dan akan membuatnya bertanggung jawab atas hal yang tak ia lakukan, dan memang, lebih baik suatu kejahatan tidak memiliki pelaku dibanding pelaku yang tak bersalah, bukan ?

     Dalam prosesnya, polisi membutuhkan banyak cara untuk mengetahui siapa sang pelaku asli, tidak hanya introgerasi berjam-jam atau salah tangkap, ada berbagai ilmu yang dapat digunakan dalam mengetahui sang pelaku, salah satunya adalah Daktiloskopi, yaitu mengetahui pelaku kejahatan yang sebenarnya dari sebuah sidik jari yang tertinggal

     Daktiloskopi berasal dari Bahasa Yunani, yaitu Daktulos dan Skopeoo . Kata pertama berarti jari, atau garis jari, dan Skopeoo berarti Mengamati, kurang lebih artinya mengamati jari, dan bisa disimpulkan sidik jari, ilmu Daktiloskopi adalah sebuah ilmu yang mempelajari gambar dan pola yang terdapat pada sidik jari, sidik jari merupakan ciri tetap dari seseorang, karenanya, sidik jari dapat digunakan sebagai salah satu sumber terpercaya dalam penyelidikan

     Pada masa jaman kuno atau sebelum Masehi, ilmu sidik jari telah digunakan di berbagai negara, seperti Mesir, Cina, dan Jepang. Ilmuwan yang membuat teori dasar mengenai hal ini adalah Sir Francis Galton, awalnya ia hanya mengelompokkan jari-jari manusia ke berbagai kelompok, namun sekarang fungsinya telah diperlebar untuk berbagai hal dan Daktiloskopi sendiri telah digunakan untuk berbagai hal seperti penyelidikan genetik, antropologis, dan kriminalitas

   

     1686, Marcello Malpighi yang seorang prefossor anatomi di salah satu universitas Bologna, menulis sebuah karya tentang ridges, spirals, dan loops, pada sidik jari. Cukup lama setelahnya, tepat di tahun 1823, John Evangelist Purkinje yang seorang professor anatomi juga pada universitas yang berbeda, Universitas Breslau, mempublikasikan 9 jenis sidik jari, namun ia tak mempelajari sidik jari lagi setelah itu

     Pada tahun 1858, Sir William James Herschel mengadakan perjanjian dengan salah seorang pengusaha dan menggunakan sidik jari daripada tanda tangan sebagai personal identification. Di tahun 1870, Dr. Henry Faulds yang seorang ahli bedah Inggris dan bekerja sebagai Kepala Tsukiji Hospital di Tokyo tidak hanya mempelajari sidik jari untuk kepentingan identifikasi, namun juga menciptakan metode untuk mengklasifikasikannya.

     Dua belas tahun setelahnya, giliran Gilbert Thompson yang seorang ahli geologi, ia memperkenalkan tentang identifikasi sidik jari di Amerika Serikat. Dan masih di tahun yang sama, Alphonse Bertillon, menemukan sebuah teori yang disebut antrophometry, suatu sistem identifikasi yang untuk melakukan pengukuran fisik pada manusia, selanjutnya, sistem ini digunakan untuk sistem identifikasi kepolisian pertama kali

    Satu tahun setelahnya, Mark Twains menulis buku "Life on the Mississippi" yang menceritakan bahwa pembunuh teridentifikasi karena sidik jarinya. Dan, Sir Francis Galton menemukan teori untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan sidik jari dalam beberapa kelompok. Sejauh ini, kita sendiri telah mengenal berbagai teori dan yang sekarang sedang dimaksimalkan adalah sistem Automated Fingerprints Identification Systems (AFIS)

   
Which one are yours ?


Dalam mengetahui jenis sidik jari, setidaknya ada beberapa cara yang dapat dilakukan.
1. Menggunakan Bubuk dan selotip

Dalam penggunaan metode ini, sejumlah bubuk yang biasanya mengandung alumunium atau karbon ditebarkan di atas bidang atau benda dengan sidik jari laten (bekas sidik jari). Hasil cetakan kemudian diangkat menggunakan selotip.

Meski sudah ada scanner sidik jari yang lebih canggih—dengan bantuan sinar maka sidik jari langsung terbaca— bubuk sidik jari masih tetap digunakan. Selain praktis, di beberapa daerah belum ada alat scanner elektronik.

Di Indonesia sendiri, bubuk sidik jari ini diimpor dari Jepang dan AS. Mabes Polri meminta Puslit Kimia LIPI untuk mengembangkan bubuk sidik jari teknologi nano. Sebenarnya Polri melalui Laboratorium Daktiloskopi Pusat Identifikasi Markas Besar Kepolisian RI sudah mengembangkan bubuk sidik jari. Hanya saja hasilnya belum bagus.

2. Metode uap cyanoacrylate
Metode ini pertama kali digunakan oleh Kepolisian Jepang tahun 1978. Cyanoacrylate bereaksi dengan asam amino, asam lemak, dan protein yang terkandung dalam sidik jari dan juga kelembapan udara yang dapat membuat sidik jari terlihat

3. Ninhydrin
Metode ini juga cukup banyak digunakan. Menggunakan bahan kimia ninhydrin (2,2-Dihydroxyindane-1,3-dione) sebagai medianya yang akan bereaksi dengan asam amino dalam sidik jari membentuk warna ungu atau pink.

4.  Uap yodium
Kristal yodium ditaruh di gelas tabung lalu ditiup hingga berubah menjadi gas. Gas ini kemudian dikenakan ke sidik jari laten dan akan menampilkan sidik jari, cuma hanya sesaat.









:)