Showing posts with label Misteri. Show all posts
Showing posts with label Misteri. Show all posts

Sunday, 28 December 2014

Bridgewater Triangle, Vortex Area ?

Misteri Bridgewater Triangle
Oleh : Kanzia Rahman


Berlokasi di sebelah selatan Massachusetts dengan luas kurang lebih 200 mil persegi dan berpusat pada suatu rawa, Bridgewater Triangle telah menjadi legenda sendiri bagi warga disana dan para peneliti fenomena paranormal.

Bridgewater Triangle sendiri masuk kedalam peta dunia paranormal ketika salah seorang Cryptozoologist bernama Loren Coleman menulis buku yang berjudul, "Mysterious America" ditahun 1983, ia menceritakan penampakan-penampakan aneh yang sering terjadi di lokasi ini, seperti Yeti, UFO, atau bahkan alien.


Para penduduk suku Indian asli Wampanoag, memberi nama rawa yang berada ditengah-tengah segitiga tersebut dengan nama "Hockomock", atau artinya "Tempat dimana roh-roh berdiam". Dan koloni Inggris saat itu menamai rawa ini dengan "Rawa Setan"

Salah satu wilayah yang masuk kedalam Bridgewater Triangle adalah kota Freetown dan Fall River. Dimana pada tahun 1979 ditemukan tiga orang wanita yang tewas dengan kondisi dimutilasi dengan tengkorak yang hancur. Kepolisian kemudian menyelidiki kasus ini dan menemukan unsur ritual satanic dan tiga tersangka yang ditangkap segera dijatuhi hukuman

Di wilayah yang sama, sekitar sungai Taunton, ditemukan sebuah batu yang memiliki inskripsi di atasnya yang tak terpecahkan hingga sekarang, banyak spekulasi yang muncul tapi tidak ada yang tahu kebenaran batu besar seberat 40 ton ini

Selain batu aneh tersebut, cukup banyak juga peristiwa-peristiwa misterius yang aneh, terutama setelah tahun 1970, namun jauh sebelum Amerika Serikat belum berdiri. 

Seperi pada tanggal 10 Mei 1760, dimana para penduduk di Bridgewater dan Roxbury melihat sebuah bola cahaya yang bersinar sangat terang yang bersinar di langit. Atau halloween 1908 yang dimana saat itu ada dua orang penduduk yang sedang berjalan dan melihat sebuah cahaya yang menggantung seperti lentera raksasa dilangit selama 40 menit.

1968, lima orang menyaksikan sebuah bola cahaya aneh melayang-layang diantara pepohonan sekitar Rehoboth.

Peristiwa yg serupa terjadi tahun 1999, Courtney Cullen melihat UFO di dekat danau Nippenicket, sekitar rawa Hockomock

Yang lebih menegangkan. Pada tahun 1970, Polisi mendapatkan laporan mengenai penampakan sesosok monster setinggi 2 meter dan berbulu seperti gorilla, hampir sama dengan Bigfoot.

Segera, pihak kepolisian menyusuri keberadaan monster tersebut, namun tidak mendapatkan apapun.

Seorang peneliti paranormal, Joseph M. DeAndrade juga pernah melihatnya di tahun 1978, ia melihat makhluk itu sedang berjalan dengan pelan menuju rawa hockomock, ia menceritakan kesaksiannya pada sebuah buku yang ia tulis, Passing Strange : True tales of New England haunting and horrors. Usianya 24 tahun saat itu.

5 tahun setelahnya, John Baker yang seorang veteran sendirian di malam hari, melihat sesosok makhluk besar berbulu yang masuk kedalam air dengan jarak hanya beberapa meter darinya. "Baunya seperti sigung, lembab, dan kotor." Ucapnya saat diwawancarai pasa tahun 1998


Di tahun 1971, terlihat burung seperti burung masa lampau, Pterodactyl di daerah Bird Hill. Rentang sayapnya diperkirakan 2,5 sampai 3,5 meter. 13 tahun kemudian, hal serupa kembali terlihat, namun kali ini dua burung yang sedang bertarung di udara. Sampai sekarang, tidak ada yg tahu kebenaran aslinya.

Kasus lain yang terjadi di Bridgewater adalah kasus mutilasi ternak pada tahun 1998. 

Kasus pertama, seekor sapi yang ditemukan termutilasi di dalam hutan, kasus kedua adalah sekumpulan sapi yang mati termutilasi, pihak berwenang menduga bahwa hal ini ada kaitannya dengan ritual satanic

Sama seperti kebanyakan kota, setiap daerah memiliki legenda hantu atau roh tersendiri. Fenomena hantu di daerah ini sudah bermula sejak berabad-abad lampau dengan kisah yang beragam, namun yang paling terkenal adalah penumpang berkepala merah di rute 44.

Atau sebuah cerita menakutkan antara sepasang suami-istri yang mobilnya mogok di malam hari, fenomena hantu dan roh telah berkembang di daerah ini, menambah kemisteriusan Bridgewater.

Chris Pittman, seorang peneliti paranormal, mempunyai teorinya sendiri mengenai Bridgewater berdasarkan pengalamannya meneliti Hockomock selama bertahun-tahun.

Pittman berteori bahwa rawa Hockomock sesungguhnya berevolusi dari aktivitas glasial menuju ke penumpukan deposit alluvium hingga ke busuknya tanaman-tanaman di tempat itu sehingga membuatnya memiliki karakter tanah yang unik, yang menjadi penyebab peristiwa aneh dan misterius, dan timbulnya anomali gravitasi.

Di seluruh dunia, ada area-area yang memiliki vortex atau suatu tempat dimana gravitasi tidak berjalan seperti yang dipahami oleh dunia nyata, walaupun tidak semua tempat, namun suatu tempat dimana terjadi banyak laporan fenomena paranormal pastilah memiliki vortex dimana graviasi tidak berlaku sebagaimana mestinya. Jelas Pittman

Jadi, pernah melihat Bigfoot Yeti, UFO, burung Prasejarah, dan fenomena misterius dalam satu tempat ? Silahkan ke Bridgewater Triangle ! :)

Thursday, 23 October 2014

Pertempuran Amerika melawan UFO, 1942..

Pertempuran Amerika melawan UFO, 1942..
Oleh : Kanzia Rahman 



Peristiwa ini disebut dengan "the battle of Los Angeles", lima tahun sebelum insiden Roswell dan pertemuan pilot Kenneth Arnold dengan UFO, salah satu peristiwa paling luar biasa terjadi di Los Angeles di tahun 1942



24 Februari 1942, Awal dari sebuah pertempuran luar biasa dimulai..

Pukul 19.18, Militer Amerika mengeluarkan peringatan bahaya. Kerlap-kerlip cahaya terang yang tidak dikenal terpantau oleh pangkalan militer. Namun peringatan bahaya itu kembali dicabut pada pukul 22.23.

Selang satu hari, pada pukul 1.44 pagi, 25 Februari 1942, radar militer menangkap adanya objek tak dikenal yang terbang dan melayang, namun sesaat setelahnya, objek tersebut menghilang..

15 menit kemudian, Radar kembali menangkap adanya pergerakan objek asing sekitar 120 mil dari pantai California. Dua radar lainnya menangkap hal yang sama. Objek itu terus dipantau pergerakannya hingga 3 mil kearah Los Angeles

Culver City, Los Angeles, Pukul 2.10 pagi....
Para penduduk kota panik, malam itu sebuah objek terbang raksasa diiringi objek-objek yang lebih kecil terlihat memenuhi langit. Saat itu, belum ada tiga bulan penyerangan udara militer Jepang ke Pearl Harbor. Para penduduk mengira Culver city sedang diserang oleh musuh.

Pukul 2.25 pagi, suara sirine berbunyi di seluruh penjuru Los Angeles, pemerintah setempat menginstruksikan agar masyarakat tetap didalam rumah dan mengadakan pemadaman listrik total. Ribuan personel tentara disiagakan.

Kurang dari satu jam setelahnya, klimaks hadir..

Tepatnya pukul 3.16 pagi, waktu setempat. Brigade 37 Artiliteri hadir di Culver City, Delapan lampu sorot disiapkan dan menembakkan cahaya ke langit gelap untuk mencari objek asing itu, para pasukan mengira bahwa objek tersebut adalah pesawat yang dalam misi menyerang Amerika, seperti penyerangan yang terjadi pada pelabuhan Pearl Harbor

Voila. Secara serempak, kedelapan lampu sorot menembakkan cahaya kearah yang sama, persis diatas mereka pada ketinggian 12.000 kaki, terlihat sebuah pesawat raksasa yang menggantung di langit bagaikan lentera.





Brigade 37 melepas tembakan yang memecah keheningan malam dan kesunyian pagi, 1.400 peluru anti-pesawat ditembakkan menuju objek tersebut, namun yang ditembaki tak bergeming sedikitpun, Ya, penembakan gila-gilaan yang dilakukan hampir sia-sia.

Tak mau menghabiskan waktu, Pejabat militer segera memerintahkan pilot-pilot pesawat tempur 4th interceptor untuk bersiap dan melakukan pengejaran.

4.14 Pagi, Rentetan tembakan dari Brigade 37 yang tanpa henti mulai menunjukkan adanya jeda, setelah satu jam penuh ditembaki, objek sasaran tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan dan terbang menjauh menuju Long Beach dan akhirnya menghilang..

Saksi mata menyebutkan bahwa :
“It was huge! It was just enormous! And it was practically right over my house. I had never seen anything like it in my life!” she said. “It was just hovering there in the sky and hardly moving at all. It was a lovely pale orange and about the most beautiful thing you’ve ever seen. I could see it perfectly because it was very close. It was big!”
 Besar, dan agak oranye ? Entahlah, mungkin oranye adalah ilusi warna yang ditimbulkan akibat banyaknya cahaya dari tembakan yang mengarah ke objek tersebut sehingga objek terlihat berwarna oranye, Sama seperti anda jika melihat kearah sumber cahaya secara terus-menerus, akan ada sebuah ilusi warna.

Saksi mata lainnya menyebutkan, : 
“They sent fighter planes up and I watched them in groups approach it and then turn away. There were shooting at it but it didn’t seem to matter.” “It was like the Fourth of July but much louder. They were firing like crazy but they couldn’t touch it.”
“I’ll never forget what a magnificent sight it was. Just marvelous. And what a gorgeous color!” she said

Yap, tembakan yang dilakukan tak berguna, bahkan mungkin tak menyentuhnya sama sekali..

Dan, pada pukul 7.21 pagi, Pemerintah setempat kembali menyalakan listrik Los Angeles, Beberapa gedung rusak, 3 orang warga sipil tewas akibat peluru nyasar dan 3 lainnya tewas akibat serangan jantung pada pertempuran singkat tersebut.

Insiden ini segera memenuhi halaman utama surat kabar di seluruh Amerika. Seorang reporter Los Angeles Herald Express mengatakan bahwa ia melihat peluru anti pesawat yang dilontarkan militer mengenai pesawat itu. Namun objek tak dikenal tersebut tidak mengalami kerusakan sedikitpun.



Dari surat kabar yang sama (Herald Express), Seorang editor bernama Peter Jenkins mengaku bahwa ia melihat sekumpulan pesawat membentuk formasi V yang terdiri dari sekitar 25 pesawat dan bergerak secara perlahan menuju Long Beach


Beberapa jam setelah pertempuran itu berakhir, Pemimpin angkatan laut Frank Knox mengadakan konfrensi pers dan mengatakan bahwa keseluruhan insiden ini adalah "alarm palsu" yang muncul akibat "ketegangan karena perang". Pihak pers tidak bisa menerima begitu saja penjelasan ini. Sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan.


Tak setuju, komentar Knox segera ditanggapi pimpinan angkatan darat dengan mengatakan bahwa pesawat asing itu benar-benar ada dan pertempuran itu nyata. Esoknya, menteri urusan perang, Henry Stimson, mendukung pernyataan Angkatan darat. Stimson mengatakan bahwa paling sedikit ada 15 pesawat asing yang terlihat bergerak dengan kecepatan sekitar 200 mil perjam.

Untuk pertama kalinya terjadi ketidaksepakatan di tubuh militer Amerika.



"Army says Alarm Real !!"


Misteri "The battle of Los Angeles" tidak pernah bisa dijelaskan hingga hari ini. Beberapa teori coba dikemukakan untuk menjawab identitas pesawat misterius tersebut. Misalnya, pada 23 Februari 1942, sehari sebelum insiden itu, sebuah kapal selam Jepang I-17 diketahui muncul di permukaan dan menembaki fasilitas pemrosesan minyak dekat Santa Barbara. Laporan yang masuk menyatakan bahwa kapal selam itu kemudian menuju selatan, sama dengan arah Los Angeles. Kemungkinan pesawat misterius itu adalah pesawat tempur Jepang yang dikirim untuk mendukung penyerangan kapal selam.

Namun saat Jepang kalah pada perang dunia kedua, mereka mengatakan tidak pernah mengirim pesawat tempur menuju Los Angeles.


Teori yang lain mengatakan bahwa pesawat tersebut adalah sebuah pesawat komersial yang dioperasikan oleh musuh dan diluncurkan dari pangkalan udara rahasia di Mexico, bukan untuk menyerang, tapi sebagai alat perang psikologis. Teori ini kurang mendapat dukungan bukti yang kuat.

Kemudian, sebagian orang mengemukakan teori balon udara. Mereka mengatakan bahwa objek itu adalah sebuah balon meteorologi yang dilepas di wilayah Los Angeles. Namun teori ini juga tidak mendapat dukungan bukti yang kuat. Para saksi mata mengatakan bahwa objek di langit bukan hanya satu. Angkatan darat bahkan mengkonfirmasi ada 15 objek yang terlihat. Dari antara 15 objek itu, beberapa bergerak sangat cepat melebihi kecepatan balon udara.

Apapun objek itu, 1.400 peluru anti pesawat tidak bisa menjatuhkannya...

Mungkin, ada satu petunjuk kecil yang bisa membuka kunci keseluruhan misteri ini. Pada tahun 1974, berdasarkan undang-undang kebebasan informasi, beberapa dokumen rahasia pemerintah dibuka untuk umum, salah satunya adalah sebuah dokumen sangat rahasia tertanggal 5 Maret 1942, 10 hari setelah insiden "the battle of Los Angeles".

Dokumen itu adalah sebuah memo dari petinggi militer Amerika, Jendral George C. Marshall yang ditujukan kepada presiden Franklin D. Roosevelt. Isinya memberitahukan bahwa militer Amerika telah menemukan reruntuhan pesawat yang tidak biasa di sebelah timur Los Angeles. Memo ini diteguhkan dengan pernyataan kepala badan intelijen angkatan laut, laksamana Walter S Anderson yang juga mengatakan bahwa angkatan laut telah menemukan bangkai pesawat lain yang tidak dikenal di lepas pantai California. Memo itu tidak disertai penjelasan tambahan.

Menurut sumber intelijen amerika, misteri bangkai pesawat asing ini telah memicu Jendral Marshall memerintahkan pembentukan unit intelijen khusus untuk menyelidiki insiden Los Angeles. Unit itu bernama Interplanetary Phenomenon Unit atau IPU (Perhatikan mereka memberi nama unit itu "interplanetary"). IPU dibubarkan pada akhir tahun 1950-an. Seperti biasa, pemerintah Amerika Serikat menyangkal keterkaitan antara pembentukan IPU dengan insiden Los Angeles.

Apabila memo diatas benar, maka itu berarti 5 tahun sebelum peristiwa Roswell, pemerintah Amerika telah berhasil mendapatkan bukti pertama adanya UFO. Mungkin 1.400 peluru anti pesawat yang dilepaskan memang telah berhasil menjatuhkan dua dari antaranya..
Apapun objek yang melayang dan ditembaki pada malam itu, selama belum adanya bukti kuat, maka seluruh hipotesa dan analisis menjadi hanya sekedar asumsi dan spekulasi..






:)

Tuesday, 21 October 2014

Tesla Death Ray, sekedar protoype ?

Tesla Death Ray, sekedar protoype ?
Oleh : Kanzia Rahman


Tesla Death Ray, Ilustrasi. (google)

Tesla death ray, sebuah senjata. Bukan, lebih tepatnya rancangan senjata milik Nikola Tesla yang dikhususkan untuk membuat perdamaian dunia dan menghentikan perang dunia kedua, sebuah prototype yang dipopulerkan olehnya pada tahun 1938 pada reporter.

Sebelum melangkah lebih jauh, mari mengenal sang ilmuwan yang akan kita bahas terlebih dahulu.

Nikola Tesla, seorang fisikawan, penemu, dan teknisi bidang mekanika maupun listrik Amerika serikat, dilahirkan pada tanggal 10 Juli 1956 dan memegang sekitar tiga ratus hak paten atas penemuan-penemuan yang berhubungan dengan listrik seperti lampu pijar, dan dinamo.

Mantan asisten Thomas Alva Edison ini lebih terkenal dengan penemuannya atas jenis listrik AC, atau Alternating Current disaat atasannya tersebut lebih memfokuskan diri pada DC atau Direct Current. Karena hal inilah ia dan penemu lampu tersebut mengalami permusuhan yang sangat dalam.

Kembali ke topik pembahasan, pada tahun 1938, Tesla mengungkapkan pada reporter setempat bahwa ia telah membuat sebuah rancangan senjata yang luar biasa dahsyat sehingga negara manapun yang memilikinya akan mendapat kemenangan sempurna dalam perang
"Senjata ini akan mengirim pancaran partikel-partikel yang terkonsentrasi lewat udara yang akan terbang dengan kecepatan hampir menyamai kecepatan cahaya. Energinya begitu besar sehingga ia dapat merontokkan hingga 10.000 pesawat musuh dari jarak 250 mil dan dapat menyebabkan jutaan tentara musuh mati di tempat."
 Ucapnya pada reporter, tujuh puluh enam tahun yang lalu.

Jika penemuan ini terealisasikan, maka seharusnya ada empat komponen atau bagian penting yang harus ada didalamnya.

Pertama, sebuah peralatan yang bisa menghilangkankan pengaruh atmosfer terhadap partikel-partikel tersebut.

Kedua, metode untuk menghasilkan potensi kekuatan listrik yang sangat besar.

Ketiga, metode untuk meningkatkan kekuatan listrik yang dihasilkan hingga mencapai 50.000.000 volts.

Keempat, pembuatan sebuah alat untuk melontarkan kekuatan listrik yang telah dihasilkan.

Menurut sang penemu, dua dari empat komponen yang tertera diatas telah dibuat dan diujicobakan olehnya, dan hanya butuh dua juta dollar dan waktu sekitar tiga bulan untuk menyempurnakan sisa komponen yang diperlukan, jumlah uang yang bisa dibilang sedikit untuk hasil maksimal yang ia klaim sebagai senjata terdahsyat pada masanya.

Dan jika proyek ini disetujui, maka ia akan membangun menara-menara ini di wilayah-wilayah perbatasan antar negara yang juga dapat berfungsi sebagai pembangkit listrik. Luar biasa.
 

Jika pemerintah Amerika menyetujui rancangan ini, ia ingin pekerjaannya tidak diganggu dan menolak untuk mendapat intervensi dari para ilmuwan maupun ahli-ahli lainnya, ia juga menginginkan kepercayaan penuh kepadanya.

Tesla juga menambahkan, bahwa data-data lengkap mengenai rancangan proyek ini sudah disimpan rapih dan lengkap dalam arsipnya.

Meskipun terdengar sedang berkhayal, namun apa yang dinyatakan Tesla bukanlah sekedar fantasinya semata, pancaran partikel, atau yang disebut dengan Particle Beam memang ada dalam kehidupan manusia dan bukanlah sebuah hal yang aneh.

Pancaran partikel sebenarnya hanya sebuah pancaran cahaya yang terdiri dari berbagai gelombang elektromagnetik. Salah satu contoh penggunaannya adalah alat operasi sinar laser yang digunakan untuk mengoperasi otak.




Namun tentu saja, pancaran partikel yang dibahas Tesla memiliki level yang jauh berbeda, bisakah anda membayangkan sebuah pancaran sinar yang kecepatannya menyamai kecepatan cahaya dengan energi yang dibanggakan bisa menjatuhkan sepuluh ribu pesawat terbang militer hanya dalam hitungan detik ?

Ya, mungkin anda akan berkata mustahil atau sebagainya, ditambah, niat jahat yang seakan entah muncul darimana yang mengatakan jika kita memiliki senjata semacam itu, maka akan dengan mudahnya menghancurkan sebuah negara kecil dari jarak jauh.

Tapi tidak dengan Tesla, senjata rancangannya ini di desain untuk menghentikan perang yang sedang membara pada masanya.

 Tepat, 1938 adalah saat perang dunia pertama berakhir dan masa-masa menjelang perang dunia kedua, Tesla memiliki niat untuk menghentikannya dengan senjatanya.

Dalam salah satu suratnya, Tesla menulis :
"Selama bertahun-tahun, aku mencoba untuk mencari solusi dari masalah terbesar umat manusia, yaitu bagaimana menjaga perdamaian dunia.
Mengenai Tesla Death Ray, ia mengatakan:

"Penemuan ini akan membuat perang menjadi tidak mungkin. Sinar kematian itu akan mengelilingi perbatasan setiap negara seperti tembok Cina yang tidak terlihat, hanya saja, "tembok" ini jutaan kali lebih sulit ditembus. Ini akan membuat setiap negara tidak dapat ditembus oleh pesawat musuh atau tentara darat yang menyerbu masuk."

Dengan begitu, maka menurut ilmuwan ekstrentik itu, jika sebuah negara ingin mencegah perang, maka negara tersebut harus mempersenjatai diri dengan pertahanan yang tak bisa ditembus dan otomatis membuat negara lain mengurungkan niatnya.

Namun, rupanya pemerintah Amerika Serikat menghiraukannya dan beberapa negara lain yang ditawarkanpun melakukan hal yang sama, menolak untuk merealisasikan proyek Tesla yang luar biasa tersebut. Idenya dengan proyek inipun mulai runtuh dan terlupakan.

Ide ini akhirnya muncul lagi ke permukaan saat Tesla telah meninggal pada tahun 1943.

7 Januari 1943, Tesla meninggal pada salah satu kamar di hotel New York di usia kedelapan puluh enam tahun. Karena ia tidak pernah menikah, dokumen, arsip, dan harta bendanya diwariskan kepada keluarganya yang lain. Dan tidak lama setelah kematiannya, para agen dari Alien (imigran gelap) Property Custodian, departemen kehakiman Amerika Serikat, segera menyita seluruh dokumen-dokumen tersebut. Ini cukup mengherankan karena Tesla sendiri sebenarnya adalah warga negara resmi Amerika. Operasi dari Alien Property Custodian ini diakui oleh FBI dalam website resminya.

Namun, ketika pemerintah Amerika melakukan penyelidikan yang menyeluruh, dokumen mengenai rancangan Tesla Death Ray pun hilang tanpa jejak.

Berita yang menyebar cepat mengenai hilangnya dokumen tersebut membuat Jerman, Amerika dan Rusia berlomba-lomba untuk mendapatkannya, tetapi hingga post ini dibuat, keberadaan dokumen dan rancangan tersebut tidak diketahui.

Sebagian orang percaya kalau Tesla telah memusnahkan rancangan tersebut sebelum kematiannya karena takut jatuh ke tangan yang salah. Sebagian lagi percaya kalau orang dekat Tesla telah berhasil mengamankan rancangan tersebut sebelum disita oleh pemerintah. 

Sementara itu, George Keegan, seorang pensiunan kepala intelejen Amerika Serikat, menduga dan yakin bahwa rancangan Death Ray ada di tangan Soviet.

Penawaran Tesla terhadap Inggris dan Liga Bangsa-Bangsa tidak digubris dan tenggelam sebelum muncul ke permukaan, dan disaat itulah Uni Soviet memberikan ketertarikan yang cukup besar. 

Tahun 1939, Tesla telah mengujicobakan tahap pertama idenya tersebut dihadapan pihak Uni Soviet. Ia lalu menerima cek sebesar 25.000 dollar, namun sepertinya proyek ini tidak selesai.

Rumor lainnya mengatakan bahwa sebenarnya Tesla hanya menjual rancangannya kepada Uni Soviet.

Rumor ini menguat ketika Sovyet menginvasi Afghanistan tahun 1979. Rumor menyebutkan kalau pada masa perang tersebut, helikopter-helikopter Sovyet terlihat mengeluarkan cahaya aneh yang diarahkan kepada tentara Afghanistan. Mereka yang terkena cahaya tersebut tewas seketika dan mayatnya tidak membusuk hingga 30 hari.


Ketika meneliti mayat tersebut, pihak militer barat percaya kalau Sovyet mungkin telah menggunakan gas pembunuh jenis baru, namun banyak yang percaya kalau kondisi mayat tersebut adalah hasil dari senjata yang melontarkan elektromagnetik berkekuatan tinggi. 

Maka bukan tidak mungkin, Soviet telah merealisasikan ide Tesla dan sedikit memberi modifikasi.

Teori lain juga menyebarkan berita dengan cepat bahwa rancangan tersebut sebenarnya ada di tangan Amerika sendiri.

DARPA (Defense Advance Reasearch Project Agency), yaitu salah satu badan pemerintah yang bertujuan untuk meneliti persenjataan baru untuk militer, sesungguhnya telah melakukan percobaan senjata partikel sejak tahun 1958, 15 tahun setelah kematian Tesla. Prinsip penelitian mereka sama persis dengan ide Tesla, walaupun dalam skala yang lebih kecil.

Sayangnya, proyek ini tidak pernah dilanjutkan lagi karena memiliki resiko yang teramat tinggi dan tenaga listrik yang dibutuhkan jauh lebih besar daripada pembangkit listrik standar dalam perang.

Jadi, jika kedua penghambat ini bisa ditemukan pemecahannya, bukan tidak mungkin Amerika melanjutkan dan menyelesaikan proyek ini.

Beberapa pihak juga menyatakan ketidakpercayaannya terhadap proyek Tesla ini.

Meskipun harus diakui ide dan rancangan Tesla mengenai Death Ray sangat jenius, namun tidak sedikit juga proyeknya yang gagal terealisasikan.

Seperti rancangannya untuk menyembuhkan TBC dengan osilasi listrik pada tahun 1900, lalu rencananya untuk mengendalikan kekuatan Samudera 27 tahun kemudian, dan rencana untuk memanfaatkan energi kosmis sebagai bahan bakar alternatif. Rancangan-rancangan ini tidak terealisasikan olehnya.

Bahkan walaupun rancangan itu ada, bisa dimengerti mengapa pemerintah menolaknya. Ide Tesla mengenai kemungkinan terciptanya perdamaian jika senjatanya diimplementasikan sangat tidak masuk akal. Memang, sebuah negara yang memasang Tesla Death Ray akan aman dari serbuan pesawat. Namun, jelas tidak akan aman dari serangan diam-diam.

Dengan mudahnya musuh tinggal menghancurkan Death Ray terlebih dahulu sebelum menyerang dan menginvasi sebuah negara. Jadi, ide ini juga memiliki cacat yang besar.

Dan, 71 tahun setelah kematian Tesla, jika kita belum melihat realisasi dari rancangan tersebut selain dari sebuah game, kita patut bersyukur, siapapun yang menyimpan dokumen tersebut adalah orang yang berbuat kebaikan bagi dunia ini.




:)


Thursday, 25 September 2014

Philadelphia Experiment, Fakta dan Analisa.

Philadelphia Experiment, Fakta dan Analisa.
Oleh : Kanzia Rahman


Musim gugur, 1943.. Sebuah kapal perang milik militer angkatan laut Amerika Serikat yang bernama USS Eldridge mengalami teleportasi dari Philadelphia ke Norfolk, Virginia yang jauhnya 200 mil. Peristiwa ini lalu disebut dengan nama Philadelphia Experiment.


USS Eldridge. (google)

 Salah satu hal yang paling terkenal dan menjadi dasar dari eksperimen ini ialah
Unified Field Theory
yang dikemukakan oleh Albert Einstein dan diperkuat oleh Nicola Tesla.

Unified Field Theory adalah teori yang menggabungkan 4 jenis medan, yaitu gravitasi, elektromagnetik, kuat dan lemah menjadi sebuah medan yang terpadu. Dan jika teori ini berhasil dilakukan, maka cahaya disekitar objek akan dibelokkan dan membuat objek tak terlihat.

Tahun 1939, proyek universitas Chicago itu dipindahkan ke Princeton's Institute of Advanced Studies, tidak jauh dari Philadelphia. Di tempat ini, para peneliti mempresentasikan hasil penemuan mereka kepada militer Amerika yang tertarik pada aplikasinya di medan perang.

Albert Einstein sendiri, sang pencipta teorinya belum pernah menerapkan teori ini langsung karena kurangnya sarana dan alat yang bisa digunakan pada saat itu, namun, militer AS nekat mencobanya dan melakukan percobaan kepada salah satu kapal perang mereka, USS Eldridge.

Sebelum masuk ke topik utama, mari kita membahas dua orang yang tak bisa kita lupakan dari teori ini, Morris Jessup, dan Carlos Allende.

Morris Jessup, seorang astronom dan penulis amatir, mendapat sebuah surat undangan yang tak pernah ia duga dari US Navy's Office of Naval Research (ONR) karena bukunya yang berjudul "The Case for the UFO".


Morris Jessup. (google)


Dalam bukunya tersebut, ia menceritakan teori yang ia ciptakan sendiri tentang mesin pendorong pada UFO, dan
teknologi anti gravitasi atau manipulasi elektromagnetis mungkin bertanggung jawab atas cahaya-cahaya aneh yang menyertai penampakan UFO.

Berkaitan dengan teorinya tersebut, Jessup percaya bahwa teori medan terpadu, atau Unified Field Theory akan sangat berguna dimasa mendatang.

Sesampainya di kantor ONR, betapa kagetnya Jessup saat ia melihat bukunya terletak di meja sang perwira angkatan laut yang memanggilnya. Lalu, perwira tersebut bertanya apakah Jessup yang mengirim buku tersebut ke ONR, tentu saja Jessup menyangkal.

Jessup memang tidak mengetahui apa-apa tentang bagaimana buku yang ditulisnya tersebut bisa sampai di kantor ONR, namun, ada catatan-catatan kecil yang berusaha menjelaskan isi buku tersebut. Ia pun teringat pada seseorang..




Carlos Allende. (google)





Adalah Carlos Allende, orang yang mengaku kepada Jessup bahwa ia melihat kapal USS Eldridge menghilang dan muncul kembali, Carlos menyaksikannya dari kapal SS Andrew Furuseth yang berlabuh dekat USS Eldridge pada saat itu.

Allende percaya bahwa saat itu, (masa-masa perang), angkatan laut AS sedang berupaya untuk melakukan sebuah proyek rahasia untuk menghilang di daerah peperangan dan menembaki kapal laut musuh secara tak terlihat.

Allende pernah menghadiri salah satu seminar Morris Jessup, dan dari sanalah ia memutuskan untuk menaruh kepercayaannya pada Jessup.

Bahkan, ia juga mengatakan bahwa ia pernah melihat dua orang awak kapal USS Eldridge yang tiba-tiba menghilang dan lenyap begitu saja dari sebuah bar.

Antara percaya dan percaya, Jessup mengatakan bahwa Allende harus membuktikan kesaksiannya, namun, Allende tidak bisa melakukannya. Allende juga berubah namanya menjadi Carl M Allen.


Dari perubahan nama yang terjadi, (Carlos Allende menjadi Carl M. Allen), penulis mengambil dua hipotesa. Hipotesa pertama, Carlos Allende benar-benar mempunyai nama Carl M. Allen dan Carlos Allende hanya merupakan nama samaran. Dan, hipotesa kedua, Carlos Allende ditangkap oleh militer angkatan laut AS lalu diganti namanya agar menimbulkan kebingungan dan menyebabkan Jessup tak memercayainya. Karena, jika Jessup memercayainya, maka bisa saja Jessup membuat sebuah buku tentang Philadelphia Experiment dan menyebarkannya ke khalayak luas.

Sejak saat itu, Jessup tak percaya dan tidak pernah menanggapi lagi Allende/Allen.

Walaupun tidak dipercaya oleh Jessup, Allende tetap meneruskan niatnya untuk menyebarkan kisah itu. Lalu, ia membuat catatan-catatan kaki pada buku Jessup dan mengkaitkannya dengan eksperimen angkatan laut yang dilakukan di Philadelphia itu. Ia mencetak buku yang telah diberi catatan kakinya sebanyak 100 eksemplar dan buku inilah yang salah satunya jatuh ke tangan angkatan laut Amerika. Dari sinilah kisah Philadelphia Experiment mulai menyebar.


Sekarang, mari masuk ke topik utama, yaitu Philadelphia Experiment, dari sudut pandang Allende.
Tanggal 22 Juli 1943, percobaan rahasia tersebut dilakukan di atas kapal USS Eldridge yang sedang berlabuh di Philadelphia.

Tujuan eksperimen ini tidak lain adalah untuk menciptakan sebuah medan energi yang dapat membuat kapal tersebut menghilang dari pandangan manusia dan radar.



Ilustrasi. (google)



 Percobaan pun dilakukan, kapal USS Eldridge menghilang beberapa saat dari tempatnya, dan muncul kembali ditempat yang sama..

Meski kelihatannya baik-baik saja, namun, terjadi hal yang mengerikan diatas kapal, awak-awak kapal USS Eldridge mati, bagian-bagian tubuh mereka terpisah, dan mereka semua mati mengenaskan..


Percobaan kedua dilakukan, namun kali ini perintah yang digunakan adalah supaya kapal hanya tak terlihat dari radar, bukan menghilang dari tempatnya.

28 Oktober, di tahun yang sama.. kapal USS Eldridge melakukan percobaan kedua, kapal pun berhasil menghilang selama 4 jam dan kembali ke tempatnya diikuti sebuah kabut hijau misterius yang menggantung di dek kapal..

Beberapa awak kapal berteriak karena tubuh mereka terbakar, ada yang seperti orang gila, orang sakit, dan ada yang mati mengenaskan..

Namun, pertanyaannya disini, kemana kapal tersebut menghilang selama 4 jam ?


Beberapa saksi menyebutkan kalau kapal itu terlihat di pelabuhan Norfolk yang berjarak lebih dari 200 mil dari Philadelphia.

Inilah asal usul berkembangnya legenda yang menyebutkan kalau kapal itu tanpa sengaja mengalami teleportasi.
Terkait dengan kondisi awak kapal, setiap sumber menyebutkan hal yang berbeda-beda, penulis tidak mengetahui dengan pasti kondisi badan mereka. Namun, penulis memperkirakan bahwa apa yang terjadi pada mereka adalah efek dari hilangnya kapal tersebut dari tempatnya.

Setiap sel-sel yang ada dalam tubuh mereka ikut 'terbang' dan terjadilah sebuah 'gap' dalam tubuh mereka, sehingga saat sel-sel tersebut kembali ke tempatnya, bukan tidak mungkin terjadi miss-position dan menyebabkan masalah pada tubuh awak kapal.

Namun, penulis masih agak skeptis terhadap awak-awak kapal ini. Bagaimana mungkin, kru dan awak kapal tidak diberitahukan atau diberi pengumuman terlebih dahulu sebelum kapal diuji coba ? Dan, bagaimana kapal tersebut bisa melakukan 'teleportasi' disaat para awak (dan tentunya sang nahkoda kapal) mengalami 'gap' ?

Inilah awal dari legenda Philadelphia Experiment, sebuah misteri yang belum terpecahkan oleh otak dan pemikiran-pemikiran milik para orang-orang logis, mungkin ada yang sudah berhasil memecahkan misterinya, namun tentu saja, meski kurang realistis, pasti ada pemecahan dan jawaban yang sistematis dan logis dari masalah yang justru banyak orang berpikiran apatis terhadapnya.

Apa teori ini menjadi dasar dari teknologi stealth ? Apa yang sebenarnya terjadi pada USS Eldrigde pada saat itu ? Apa yang menjadi motif dasar pemerintah dan militer AS menyembunyikan hal ini dari khalayak luas ?

Akhir kata, mari kita biarkan waktu yang menjawabnya...




:)

Wednesday, 2 July 2014

Pembantaian Holocaust, benarkah ada ?

Pembantaian Holocaust, benarkah ada ?


Penulis tidak mendapat keuntungan, tekanan atau paksaan dari pihak manapun untuk membuat post ini dan yang lainnya.

Pada perang dunia kedua, dikabarkan Jerman telah melakukan pembantaian terbesar sepanjang sejarah, yang disebut "Holocaust"

Holocaust berasal dri bahasa Yunani, yang secaa harfiah, artinya binatang kurban yang dibakar untk diberikan kepada tuhan. Sebuah nama yang unik untuk sebuah pembantaian, bukan ?

Menurut sejarawan Yehuda Bauer, "motivasi dasar dari Nazi untuk melakukan holocaust adalah murni karena ideologi mereka, yang berakar dari dunia ilusi imajinasi Nazi yang mengkhawatirkan bahwa adanya sebuah konspirasi Yahudi internasional yang akan mengendalikan dunia"

Pembantaian sendiri tidak dilakukan hanya di satu tempat, tapi tersebar di 35 Negara Eropa yang waktu itu diduduki oleh Nazi

Kamp-kamp konsentrasi dilengkapi dengan kamar gas untuk tujuan pemusnahan massal, Metode ini merupakan fitur unik dari Holocaust dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah. Karena belum pernah ada sebuah tempat yang disediakan untuk melakukan pembantaian

Awalnya, metode pembunuhan dilakukan dengan membuat lubang ditanah dengan ukuran yang besar, lalu orang-orang Yahudi dimasukkan kedalam lubang itu sebelum ditembaki oleh pasukan Jerman


Satu demi satu, mereka harus menanggalkan pakaian mereka; mantel, sepatu, dan juga pakaian dalam ... Setelah telanjang, mereka dipersilakan memasuki jurang yang panjangnya sekitar 150 meter, lebar 30 meter, dan dalam 15 meter ... Ketika mereka sampai di dasar jurang mereka disergap oleh anggota Schutzpolizei dan dipaksa untuk berbaring di atas orang-orang Yahudi yang sudah ditembak ... Seorang polisi datang dan menembak seorang Yahudi di leher dengan senapan mesin ringan ... Saya melihat polisi tersebut berdiri di atas lapisan mayat dan menembak satu demi satu ... Polisi itu berjalan dari mayat orang-orang Yahudi yang telah dieksekusi ke Yahudi berikutnya yang sedang berbaring, dan menembaknya. "

Pada tahun 1939, Jerman menggunakan metode baru, sebuah kamar gas untuk melakukan pembunuhan massal, atau sebuah van yang diisi dengan gas untuk melakukan pembunuhan

Penggunaan van-van ini dipantau secara berhati-hati, dan setelah satu bulan pengamatan, sebuah laporan menyatakan bahwa "sembilan puluh tujuh ribu nyawa telah dihabisi dengan menggunakan van tanpa menimbulkan kerusakan pada mesin".

Di kamp-kamp pemusnahan yang memiliki kamar gas, semua tahanan akan diangkut dengan menggunakan kereta api barang atau ternak. Terkadang kereta-kereta tersebut dikirim langsung ke kamar-kamar gas, namun biasanya dokter kamp akan menyeleksi sebagian kecil individu-individu yang dianggap cocok untuk bekerja di kamp-kamp kerja paksa, dan selebihnya akan dikirim langsung dari peron ke ruang tunggu. 

Di tempat ini, semua pakaian mereka dan harta benda lainnya akan disita oleh Nazi yang kemudian digunakan untuk membantu mendanai perang. Para korban kemudian digiring telanjang ke dalam kamar gas. Untuk menghindari kepanikan, biasanya mereka diberitahu kalau ruangan tersebut adalah kamar mandi atau ruang delousing, dan ada tanda di dinding yang bertuliskan "kamar mandi" dan "sauna." Untuk semakin mempertegas kesan mandi tersebut, beberapa pancuran ditempatkan di dalam kamar dan mereka kadang-kadang diberi sepotong kecil sabun dan handuk, serta diberitahu untuk mengingat di mana mereka telah menempatkan barang-barang mereka untuk alasan yang sama.

Ketika para korban meminta segelas air karena kehausan setelah perjalanan panjang di kereta ternak, mereka diberitahu supaya buru-buru mandi, karena segelas kopi hangat yang semakin dingin sedang menunggu mereka di kamp

Menurut komandan Auschwitz, bungker 1 mampu menampung 800 orang, dan bungker 2 1.200 orang. Setelah ruangan penuh, pintu ditutup rapat dan zat beracun Zyklon-B, HCN, atau Hidrogen Sianida dialirkan ke dalam kamar melalui ventilasi di dinding samping. 

Semua yang ada di dalam kamar tewas dalam waktu 20 menit, kecepatan kematian tergantung pada seberapa dekat jarak para korban dari ventilasi gas. Menurut Höß, diperkirakan bahwa sekitar sepertiga dari para korban meninggal dengan cepat.Joann Kremer, seorang dokter SS yang mengawasi penggunaan gas, menyatakan bahwa: "Teriakan dan jeritan para korban terdengar dari awal, dan sudah jelas bahwa mereka sedang berjuang untuk kehidupan mereka.", asaat mayat-mayat disingkirkan, beberapa korban ditemukan tewas dengan setengah berjongkok akibat penuhnya ruangan, kulit mereka berwarna merah muda dengan bintik-bintik merah dan hijau, mulut berbusa atau pendarahan dari telinga.

Namun, peristiwa yang diklaim sebagai peristiwa pembantaian terbesar dalam sejarah ini, memiliki beberapa kontroversi, dan dari sana lahirlah teori konspirasi dari Holocaust..

Bagi orang normal, meyakini lebih dari enam juta kaum Yahudi disiksa dan dibantai adalah sulit dipercaya. Bagi yang percaya propaganda murahan seperti ini, membantai jutaan orang -secara matematis membutuhkan 137 orang perjam-nya untuk dibantai-adalah omong kosong yang tak bermutu. Sebab, selama Perang Dunia II, hanya ada segelintir kamp-kamp di Jerman. Selain itu, kota Austchwitz adalah kota kecil. Seharusnya Jerman harus menyediakan ratusan kamp di kota kecil itu.

Bahkan selama 6 hari pada Oktober 1999, sebuah tim Australia yang dipimpin oleh Richard Krege, seorang insinyur elektronik terkemuka, melakukan pengujian terhadap tanah pada bekas kamp konsentrasi di Polandia, di mana para sejarawan Holocaust meyakini jutaan orang Yahudi dibunuh di kamar gas kemudian dikubur secara massal, tak mendapatkan bukti apapun, kecuali kebohongan.

Untuk yakin bahwa jumlah Yahudi di Eropa selama 60 tahun lalu melebih enam juta jiwa (sedangkan saat ini jumlah keseluruhan populasi hanya berkisar 20 juta jiwa) diperkirakan hanya bisa diwakili orang-orang yang berpikir dengan cara yang 'tidak sehat'

Para penyangkal peristiwa Holocaust, menyebutkan bahwa

Yang sebenarnya terjadi adalah, pada era PD II khususnya akhir perang tersebut, berbagai penyakit menular seperti wabah dan tipes menjangkiti para tahanan di kamp konsentrasi Nazi. Oleh karena itu, cara antisipasi dan penanganai wabah tersebut adalah dengan menyemprotkan zat anti bakteri dan membakar pakaian serta jenasah yang telah terkontaminasi virus. Dan fenomena ini dipandang sebagai peluang besar bagi orang-orang Zionis untuk mengemukakan fiksi Holocaust. "
Hal yang menarik, melalui kekuatan lobinya di Barat, Zionis tidak mengizinkan siapa pun untuk menolak kisah tragedi Holocaust. Saat ini di AS dan Eropa, siapa pun tidak boleh menolak tragedi Holocaust, dan akan ditindak jika menolaknya. Ketika AS dan Eropa melakukan propaganda dengan gencar dalam kaitan Holocaust, seorrang analis yang berasal dari Australia, Fredick Toban, menolak tragedi tersebut dan mendapat ganjaran penjara enam bulan. Fredick Toban mengatakan, “Di Eropa, setiap orang bisa menghujat Yesus dan Maryam yang suci, namun tidak dapat mengkritik orang-orang Yahudi dan Holocaust. " sejumlah negara Eropa yang sudah cukup maju bersedia dalam perundangan-undangannya untuk mengatur para penolak Holocaust.

Lalu, meskipun banyak foto-foto yang menggambarkan pembantaian massal, tidak ada foto yang menggambarkan barisan orang yang telanjang dan akan dibantai. Yang ada hanyalah foto mayat yang bertumpuk dalam kondisi telanjang..

Di saat bersamaan, mengapa tidak ada foto yang menggambarkan kebebasan tawanan, senyum dan candaan tawanan selama di kamp yang 'kejam'..

Secara pribadi, penulis sendiri berada di pihak holocaust denial, pihak yang menganggap kejadian ini fiksi, bagaimana dengan anda ?

Tentang kebenaran dari kejadian ini, biar waktu yang menjawabnya..




:)

Friday, 23 May 2014

Area 51, and the mystery inside..

Area 51, And the mystery inside..

Area 51.. sebuah fasilitas pengembangan dan pengujian militer yang sangat rahasia (top secret), yang dioperasikan oleh angkatan Udara Amerika Serikat. Area 51 berlokasi di daerah pelatihan dan pengujian Nevada . Lokasi Area 51 berada di Lincoln Country berjarak 115,5 km sebelah utara Las Vegas dengan luas berkisar 103 kilometer persegi.

Area ini berlokasi di grid 51 pada peta Nevada, mungkin inilah alasan Area ini diberi nama Area 51.

Pada awal pembangunannya di tahun 1955, Area 51 dibuat untuk mengembangkan pesawat mata-mata seri U-2 Amerika Serikat yang baru diciptakan

Lalu, lama-kelamaan, tempat ini menjadi misterius.. kenapa ?

Orang-orang yang mengintip Area tersebut serinh mengatakan bahwa di Area tersebut ada sebuah konspirasi, alien, atau sejenisnya

Area 51 dari google earth

Pemerintah Amerika sendiri seperti menyembunyikan area ini, dengan tegas mereka mengatakan, "Area 51 tidak ada", dan tidak pernah ada dalam laporan keuangan mereka, atau anggaran belanja mereka

Menurut sebuah survey salah satu televisi swasta pada 2001, 7% dari masyarakat tidak percaya bahwa pernah ada pendaratan di bulan, mereka percaya itu merupakan foto-foto rekayasa dari Area 51..

Setelah sekian lama disembunyikan, sebuah satelit dari Russia mencoba untuk mengambil gambar dari Area 51.. dan hasilnya..

Markas itu benar-benar ada. Area 51 memang ada.

Bagian dalam Area 51 menurut satelit Russia

Area 51 merupakan area yang tertutup, pemerintah memyembunyikan hal ini dan tidak ada yang boleh memasuki area ini selain orang-orang yang bersangkutan disana.

Selain tidak boleh mendekat, bahkan pesawat sipil tidak diizinkan terbang atau bahkan mendekat di area 51

Para pegawainya berasal dari kalangan sipil yang dipilih secara khusus untuk mengerjakan proyek-proyek rahasia. Mereka akan dijemput dari rumahnya pada senin pagi dan baru dibawa pulang kembali pada jumat malam berikutnya.

Sebuah Boeing 737 tidak bertanda akan mengantar mereka ke Area 51, dimana mereka akan menghabiskan waktu selama 5 hari dalam seminggu di sana

Di dalam Area itu terdapat jalur penerbangan sepanjang hingga 3.800 meter. Ini bahkan lebih panjang dibanding jalur penerbangan komersial terpanjang di dunia.

Selain itu, di Area 51 juga terdapat asrama karyawan, gudang amunisi dan empat hangar pesawat. Penganut teori konspirasi percaya kalau di salah satu hangar ini, yang diberi kode "hangar 18", tersimpan mayat alien dan pesawatnya yang berasal dari insiden Roswell

Sebuah teori konspirasi mengatakan bahwa di Area 51, orang-orang didalam sana melakukan hubungan jarak jauh antara manusia dan alien semenjak tragedi Roswell di tahum 1947

Seperti yang dikatakan oleh seorang Ufologist , Sean David Morton sebagai kepala Persatuan Organisasi Biologi atau EBE , bahwa peristiwa Roswell 1947 merupakan kontak pertama dan terpenting dengan para makhluk extraterestrial.

Dua tahun setelah 'Roswell Incident', dikabarkan ada Alien yang melapor pada tahun 1949 perihal tabrakan yang terjadi pada pesawat milik rekan mereka , namun kemudian Alien tersebut ditawan dalam suatu rumah dan dijaga dengan ketat.

Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan oleh ahli Pictograph kepada Alien tsb, dan dari sana dipelajari bahwa mereka berasal dari sistem bintang Zeta Reticular.

Akhir tahun 1996 , publik kembali dihebohkan dengan bocornya video Area 51, yairu sebuah video alien Interviev yang kemungkinan besar dilakukan oleh “orang dalam”.

Menurut beberapa sumber, sebut saja “Victor” (nama samaran) , merupakan “orang dalam” yang mengemukakan bahwasannya pemerintah AS memiliki banyak dokumentasi dari kegiatan aktivitas Area tsb , salah satu dokumentasi yang diperolehnya yaitu berupa video dari Alien yang sedang menjalani pemeriksaan berupa investigasi oleh pihak setempat.

Menurut pengakuannya , Victor mendapatkan salinan video tsb dari perekam video yang asli dan paling rahasia yang direkam pada Area 51.

Karena rasa kuatir yang teramat besar , maka ia tidak pernah mengakui sebagai salah satu pekerja di area itu , dan ia juga tidak pernah secara rinci menjelaskan dimana sebenarnya penyalinan video itu terjadi.

Ia tetap menekankan bahwa video itu didapat karena adanya “kebocoran data” yang terjadi selama perpindahan dari dokumentasi video secara masal saat dirubah dari analog video ke digital video.

UFOs & Area 51 Exposed - Bullet Version (Youtube)

Silahkan klik link diatas, untuk melihat videonya secara langsung lewat youtube


Setiap karyawan yang bekerja di Area 51 telah menandatangani perjanjian kerahasiaan yang mencegah mereka untuk menceritakan apa yang sedang mereka kerjakan.

Namun, pada tahun 2007, CIA memutuskan untuk membuka informasi mengenai pesawat mata-mata  yang telah berusia 50 tahun sehingga para veteran mantan karyawan Area 51 yang terlibat dalam proyek itu mulai bebas menceritakan kisahnya.

5 orang 'senior' di Area 51 mempunyai pandangan yang berbeda soal hal apa yang ada di dalam Area tersebut..

Menurut para veteran ini, Area 51 memang dipenuhi kerahasiaan, namun tidak ada alien.

Thornton Barnes

"Tidak ada seorangpun yang tahu kalau kami ada." Kata Thornton Barnes, 73 tahun.

"Bahkan istri kami tidak tahu kemana kami pergi pada senin pagi dan dari mana kami kembali pada jumat malam." Lanjut mantan insinyur proyek khusus di Area 51 ini

Barnes adalah seorang spesialis bidang radar dan ahli mengenai pesawat tempur MIG Sovyet. Ia juga pernah bekerja di NASA dan turut mengembangkan roket Amerika pertama, X-15.

Ia diajak CIA untuk bergabung dengan sejumlah pakar lainnya untuk menangani proyek militer di Area 51 dimana ia membantu mengembangkan A-12, sebuah pesawat mata-mata super rahasia yang dibuat Lockheed.

Menurut Barnes, ia dan rekan-rekannya melakukan uji coba penerbangan pesawat tersebut hingga 2.850 kali. Pesawat itu mampu terbang dengan kecepatan 2.200 mil/jam (3 kali kecepatan suara) pada ketinggian 90.000 kaki.

Bentuknya juga cukup unik, yaitu lebar dan pipih karena memang didesain untuk mengangkut bahan bakar dalam jumlah besar. Tubuh pesawat ini terbuat dari Titanium sehingga akan sangat mudah merefleksikan cahaya matahari.

Jika pesawat ini terbang dengan kecepatan tinggi, orang-orang di bumi hanya akan melihat kilatan cahaya.

Menurutnya, dari kilatan cahaya yang dilihat itulah, rumor UFO beredar, dan baginya, rumor itu justru mempermudah mereka untuk menyembunyikan proyek ini

Kenneth Collins

24 Mei 1963, Collins terbang dengan pesawat mata-mata keluar wilayah Area 51. Ia sedang terbang di atas Utah ketika pesawat itu jatuh. Untungnya Collins sempat melontarkan diri dengan kursinya dan ia selamat.

Tiga orang penduduk yang melihat Collins dan pesawatnya segera mendekat hendak menolong. Hingga saat itu, tidak ada warga sipil yang pernah melihat pesawat rahasia itu.

"Saya menyuruh mereka untuk tidak mendekati pesawat. Saya mengatakan kepada mereka kalau di dalamnya ada bom nuklir." Kata Collins

Ketakutan, tiga pria itu segera mengantar Collins ke petugas jalan tol. CIA bekerja cepat. mereka segera menyamarkan insiden itu dengan mengatakan kalau pesawat yang mengalami kecelakaan adalah pesawat F-105 milik angkatan udara.

Ketiga pria yang menolong Collins lalu dilacak oleh agen-agen CIA dan diminta untuk menandatangani surat pernyataan kerahasiaan. Tidak sampai disitu saja, CIA bahkan meminta Collins untuk menerima suntikan serum kejujuran.

"Mereka ingin tahu apakah ada yang sesuatu yang terlupa oleh saya mengenai peristiwa yang menyebabkan kecelakaan itu."

Dan akhirnya, Collins pun menerima Sodium Pentothal yang disodorkan.

Sekarang, kita bisa membayangkan kerahasiaan seperti apa yang disimpan oleh, Area 51..

Harry Martin


Harry A Martin, 78 tahun, yang mengawasi sistem bahan bakar pesawat mata-mata itu selama empat tahun juga punya kisahnya sendiri.

Menurutnya, Area 51 adalah salah satu tempat kerja yang akan selalu diingatnya.

"Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami capai." Katanya. "Sebelumnya, saya belum pernah bekerja dengan kelompok orang yang lebih hebat dari mereka."


Soal Alien dan UFO, Ia berkata: "Orang-orang memiliki imajinasinya sendiri. Kami menertawakannya."

Hugh Slater


Menurutnya, dalam rentang waktu 2.850 kali percobaan terbang pesawat mata-mata, masyarakat mulai melaporkan banyaknya penampakan UFO. Bahkan pilot komersial yang melihatnya juga meneruskannya ke otoritas penerbangan FAA.

"Penampakan-penampakan ini menimbulkan kehebohan di Nevada dan sekitarnya. Kemudian muncul desakan masyarakat untuk menyelidiki kasus-kasus ini. Project Blue Book pun lahir." Katanya



Karena proyek pesawat ini begitu rahasia, hanya segelintir orang yang mengetahuinya, bahkan di dalam pihak angkatan udara sendiri. Karena itu beberapa Jenderal yang tidak mengetahui kejadian yang sebenarnya malah mengira Rusia sedang mengirim pesawat mata-matanya

Lokasi terpencil di gurun yang mengelilingi Danau Groom dipilih karena berdekatan dengan fasilitas pengujian nuklir.

Via google earth, Area 51 terlihat, dan seperti inilah pemandangan Area 51 menurut google earth


Jika video tidak muncul/tidak dapat diputar, silahkan klik link berikut :

Area 51 - Strange Activity (Youtube)

IMO, besarnya lahan yang digunakan di Area 51 merupakan lahan untuk melakukan berbagai ujicoba nuklir, menembakkan zat-zat radioaktif ke lahan kosong..

Lalu, lihatlah bagaimana ketatnya penjagaan disana, pada video berikut



Area 51 main gate (Youtube)

Video berdurasi 12 menit itu menunjukkan sebuah jalan menuju Area 51.. atau lebih tepatnya, batas daerah masyarakat sipil untuk mendekat ke area tersebut..

Tapi.. sebentar, 2 orang wanita tua ? Apa yang mereka lakukan ? Mereka menjegat si pembuat video, dan jika mereka berdua adalah agen dari area tersebut.. tentu saja mereka akan menunggu untuk seseorang mendekat kesana.. dan mengulur waktu..

Dan.. Area 51 merupakan sebuah misteri, yang hampir tidak ada yang tahu apa yang ada didalam area tersebut..

Area 51, ditutupi oleh banyak teori, banyak dugaan, dan banyak hipotesis.. inilah misteri konspirasi dari Area 51..dan karena banyakya teori, hasilnya simpang-siur..

Banyak orang yang menulis tentang Area 51, penulis hanya satu dari banyak orang yang menulis hal ini.. dan, dengan keyword "Area 51" di kolom search Youtube, 1.340.000 hasil akan keluar.. lihatlah bagaimana orang-orang tertarik untuk menyingkap rahasia didalamnya..

Apakah di dalam sana memang benar ada Alien ? Apakah benar manusia telah menjalin kontak jarak jauh dengan para makhluk angkasa luar ? Untuk siapa mereka bekerja ? Apa tujuan mereka ? Apakah Illuminati mempunyai andil besar untuk setiap proyek di dalam Area 51 ? Hanya waktu yang akan menjawabnya...
:)